This is an outdated version published on 2024-04-28. Read the most recent version.

KONTRIBUSI PERILAKU REMAJA DALAM MELAHIRKAN ANAK BERISIKO STUNTING DI DAERAH PEDESAAN DI BALI (Studi Pada Ibu Dengan anak stuting di Nusa Penida)

Authors

  • Ni Luh Kompyang Sulisnadewi Politeknik Kesehatan Kartini Bali Author
  • I Ketut Gama Politeknik Kesehatan Kartini Bali Author
  • Ida Erni Sipahutar I Wayan Suardana Politeknik Kesehatan Kartini Bali Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.16021852

Keywords:

Perilaku remaja, Risiko Stunting

Abstract

Keadaan stunting adalah keadaan siklus, mulai sejak sebelum menikah (remaja) yang malnutrisi, jika tidak diperbaiki, akan menjadi ibu hamil yang malnutrisi. Ibu hamil yang malnutrisi kemudian melahirkan bayi yang malnutrisi. Bayi yang malnutrisi ini kemudian akan menjadi anak yang stunting. Faktor  prilaku seorang calon ibu sebelum menikah, sangat besar perannya dalam melahirkan anak-anak yang stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prilaku remaja yang berkontribusi terhadap risiko melahirkan anak stunting.  Desain penelitian ini menggunakan pendekatan retrospektif survey. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu dengan anak stunting  di Nusa Penida, pengambilan sampel dengan tehnik quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 200 orang.  Analisis dilakukan secara univariat. sebagian besar responden sebelum menikah  memiliki prilaku  yang cukup  dalam upaya pencegahan stunting yaitu  sebesar 76% ,dan sebanyak 24 % berprilaku kurang dalam pencegahan stunting. Hasil analisis terkait dengan pola perilaku yang berisiko terhadap terjadinya stunting ditemukan bahwa, sebanyak 64,5 % semasa remaja mereka tidak pernah mengkonsumsi Fe, 12, 5% yang aktif mencari infomarsi tentang stunting, kebiasaan olah raga kurang, Prilaku PHBS juga masih rendah. Beberapa kebiasaan pada saat sebelum menikah (remaja) yang ditemukan kurang baik dan  berkontribusi terhadap risiko melahirkan anak stunting. Diharapkan pemerintah bersama sama dengan masyarakat untuk melakukan upaya-upaya yang dapat  mengurangi dan mengatasi prilaku-prilaku yang kurang baik, yang berkontribusi terhadap risiko melahirkan anak stunting.

Downloads

Published

2024-04-28

Versions

Issue

Section

Articles