PERBANDINGAN EFEKTIVITAS DAUN SALAM (SYZYGIUM POLYANTHUM) DAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

Authors

  • Novita Dewi Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.16011816

Keywords:

Diabetes Mellitus tipe 2, jahe, kadar gula darah, serbuk daun salam

Abstract

Diabetus Melitus Tipe 2 (DMT2)  merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah utama dalam bidang kesehatan. Angka kesakitan, kematian dan biaya perawatan pada penyakit DMT2 yang tinggi. DMT2 ditandai dengan kadar glukosa darah diatas normal (hiperglikemia) akibat gangguan pada metabolisme insulin dalam tubuh. Daun salam (Syzygium Polyanthum) dan Jahe (Zingiber Officinale) mengandung Flavonoid  yang dapat menurunkan glukosa darah, namun pada jahe efek hangat juga dapat dapat mengakibatkan penurunan glukosa darah. Tujuan penelitian ini membandingkan efektivitas (Syzygium Polyanthum) dan Jahe (Zingiber Officinale) terhadap kadar glukosa darah pada penderita DMT2. Populasi penelitian ini seluruh penderita DMT2 sebanyak 30 orang, sedangkan sampel sebanyak 23 penderita DMT2 dengan tehnik accidental sampling. Kriteria inklusi semua penderita DMT2 yang berusia 35-70 tahun, menjalani perlakuan selama 1 minggu dengan dosis 1 kapsul dua kali perhari sebanyak 1000 mg, uji statistic menggunakan uji paired dan T-Test. Hasil penelitian didapatkan ada pengaruh konsumsi serbuk jahe terhadap kadar glukosa darah pada penderita DMT2. Terdapat pengaruh konsumsi serbuk daun salam terhadap kadar glukosa darah pada penderita DMT2. Nilai T-Test sebesar p-value =0.353, artinya tidak terdapat perbedaan secara bermakna antara konsumsi serbuk jahe dan daun salam terhadap kadar glukosa darah pada penderita DMT2. Rekomendasi penelitian selanjutnya menggali factor, diet, aktivitas dan kepatuhan pengobatan DMT2.

Downloads

Published

2024-04-28

Issue

Section

Articles