ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIK PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUANGAN RAWAT INAP RSUD PROF DR W.Z JOHANNES KOTA KUPANG
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16012160Keywords:
Factor Resiko, Gagal Ginjal Kronik, HipertensiAbstract
Penyakit gagal ginjal kronik saat ini menempati peringkat kedua dalam biaya Kesehatan tertinggi di Indonesia dan angka prevalensi yang terus meningkat. Salah satu penyebab utama penyakit ginjal kronik adalah hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis berbagai faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit ginjal kronik pada penderita hipertensi.
Metode Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilakukan di ruangan rawat inap RS Prof Dr W Z Johannes bulan April- Agustus 2023. Jumlah sampel 100 responden dengan teknik sampling consecutive sampling. Uji statistic adalah univariat, bivariate dan multivariate.
Hasilnya adalah hubungan usia dengan penyakit gagal ginjal menunjukkan nilai p value = 0,129 > 0,05. hubungan jenis kelamin nilai p value = 0,687 > 0,05, hubungan tekanan darah nilai p value = 0,356 > 0,050, kadar kolesterol dengan nilai p value = 0,374 < 0,05, hubungan dengan kadar LDL p value = 0,783 > 0,05, hubungan dengan kadar HDL nilai p value = 0,096 > 0. Sedangkan factor pendidikan terdapat hubungan dengan gagal ginjak dengan nilai nilai p value = 0,002 < 0,05 dan faktor riwayat pengobatan terdapat hubungan dengan nilai p value = 0,356 > 0,050.
Factor pendidikan dan riwayat pengobatan merupakan factor yang dominan untuk mengendalikan tekanan darah dan mampu menghambat terjadinya komplikasi gagal ginjal kronik pada pasien hipertensi. Dengan demikian optimalisasi layanan Kesehatan dalam pemantauan rutin terhadap factor risiko, baik yang telah terdiagnosa gagal ginjal maupun yang berpotensi menjadi faktor risiko gagal ginjal kronis pada penderita hipertensi.