INTEGRASI EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DALAM KURIKULUM SEKOLAH UNTUK MENANGANI DISMENOREA DAN KESADARAN KESEHATAN DI KALANGAN REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16012393Keywords:
kesadaran kesehatan reproduksi, kurikulum kesehatan sekolah, manajemen dismenoreaAbstract
Integrasi edukasi kesehatan reproduksi dalam kurikulum sekolah merupakan strategi vital untuk meningkatkan kesadaran dan penanganan dismenorea serta kesehatan reproduksi secara umum di kalangan remaja. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi kesehatan reproduksi yang terintegrasi dalam kurikulum sekolah terhadap pengetahuan dan manajemen dismenorea serta kesadaran kesehatan reproduksi pada remaja. Metode penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan kelompok kontrol dan kelompok intervensi di beberapa sekolah menengah atas. Sebanyak 200 siswi yang mengalami dismenorea dan memiliki pengetahuan dasar yang terbatas tentang kesehatan reproduksi dipilih sebagai sampel. Program edukasi, yang mencakup sesi interaktif, pembagian materi edukatif, dan kegiatan diskusi kelompok, diimplementasikan selama satu semester. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah intervensi untuk menilai peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik terkait manajemen dismenorea dan kesadaran kesehatan reproduksi.
Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan kesadaran tentang kesehatan reproduksi, termasuk pemahaman tentang dismenorea, strategi pengelolaannya, dan pentingnya konsultasi medis ketika diperlukan. Siswa di kelompok intervensi melaporkan peningkatan kemampuan dalam mengelola dismenorea dengan cara yang lebih efektif dan peningkatan kenyamanan dalam berdiskusi tentang masalah kesehatan reproduksi. Analisis statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi dalam hal pengetahuan, sikap, dan praktik terkait kesehatan reproduksi (p < 0.05).
Studi ini menegaskan pentingnya integrasi edukasi kesehatan reproduksi dalam kurikulum sekolah sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan manajemen dismenorea di kalangan remaja. Implikasi dari penelitian ini mendukung inisiatif kebijakan yang mendorong pengembangan dan implementasi program edukasi kesehatan reproduksi yang komprehensif di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan remaja.