GAMBARAN IMPLEMENTASI DENPASAR INFO RESPON CEPAT KESEHATAN (DIRECK) DI KOTA DENPASAR
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16019930Keywords:
Kesehatan, Direck, Sistem InformasiAbstract
Sistem informasi kesehatan yang ada saat ini belum mampu menyediakan data dan informasi yang akurat dan cepat dikarenakan adanya fragmentasi sistem informasi. Fragmentasi sistem informasi ditunjukkan dengan banyaknya aplikasi yang digunakan sebagai alat pengumpulan data dan penyajian informasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran implementasi aplikasi Denpasar Info Respon Cepat Kesehatan (Direck) yang dibuat di Kota Denpasar. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan desain kualitatif. Terdapat 5 informan yang terdiri dari HISP Indonesia dan pemegang program di Dinas Kesehatan Kota Denpasar yang terlibat dalam implementasi Direck. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan dianalisis secara tematik.
Hasil penelitian menggambarkan bahwa Dinas Kesehatan Kota Denpasar bekerjasama dengan HISP Indonesia tahun 2023 membuat aplikasi Direck dengan DHIS2 yang dapat mengintegrasikan dan memvisualisasikan seluruh program Kesehatan di Kota Denpasar. Visualisasi direck saat ini terdiri dari 19 program kesehatan utama (12 SPM dan 7 program esensial) dan 3 program lainnya (Rabies, KIA dan Lansia). Implementasi direck sudah berjalan selama 6 bulan dan mendapat respon baik oleh seluruh pengguna Direck karena dapat membantu pelaporan. Namun masih terdapat kendala terkait proses penginputan data yang masih ada secara manual dan penemuan outlier data.
Direck merupakan suatu aplikasi dengan DHIS2 yang dibuat dengan tujuan mengatasi fragmentasi sistem informasi di Kota Denpasar. Implementasi direck mendapat respon baik oleh seluruh pengguna Direck karena dapat membantu pelaporan namun masih terdapat kendala terkait proses penginputan data manual dan perlu adanya update sistem berupa data validasi. Maka dari itu perlu adanya monitoring dan evaluasi penggunaan direct secara berkala guna menyesuaikan kebutuhan pengguna.