PENGARUH ACCEPTANCE AND COMMITMENT THERAPY (ACT) TERHADAP SELF-STIGMA DAN KEPATUHAN TERAPI ANTIRETROVILRAL (ARV) PADA PASIEN HIV

Authors

  • Firman Universitas Muhammadiyah Surabaya Author
  • Nur Mukarromah Universitas Muhammadiyah Surabaya Author
  • Ira Purnamasari Universitas Muhammadiyah Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.16020091

Keywords:

Acceptance and Commitment Therapy, Adherence, Self stigma

Abstract

Kepatuhan menjadi kunci keberhasilan penanganan HIV di Indonesia. Salah satu faktor yang membuat kepatuhan menurun adalah self stigma atau stigma yang diiternalisasi, yang membuat seseorang putus asa, dan tidak patuh pengobatan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Acceptance and Commitment Therapy (ACT) terhadap self stigma dan kepatuhan terapi antiretroviral (ARV) pada pasien HIV.  Desain penelitian ini menggunakan Quasy experimental design, dengan pretest posttest control group design. Jumlah sampel sebanyak 68 orang, terdiri dari kelompok intervensi 34 orang dan 34 orang kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengukur self stigma adalah Sayles Internalized HIV Stigma Scale (SIHSS), dan kepatuhan (Morisky Medication Adherence Scale). Data dianalisis menggunakan Wilcoxon. Ada perubahan selisih nilai mean self stigma sebelum dan sesudah diberi intervensi, dengan selisih perbedaan sebesar 12,00 dengan (p= 0,000 < 0,05). Ada perbedaan selisih nilai mean kepatuhan terapi ARV, sebelum dan sesudah diberi intervensi, dengan selisih perbedaan sebesar 10,00 dengan (p= 0,000 < 0,05).  Intervensi Acceptance and Commitment Therapy (ACT) efektif menurunkan self stigma dan meningkatkan kepatuhan terapi antiretroviral (ARV) pada pasien HIV. Untuk itu Acceptance and Commitment Therapy (ACT) dapat dijadikan intervensi alternatif sebagai upaya meningkatkan keberhasilan pengobatan. 

Downloads

Published

2024-04-28

Issue

Section

Articles