EFEKTIFITAS PENDAMPINGAN IBU DENGAN METODE OCOM (ONE CADRE ONE MOM) DALAM PENCEGAHAN BENDUNGAN ASI
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16021463Keywords:
kader, menyusui, ASI, bendungan ASIAbstract
Bendungan ASI merupakan permasalahan yang paling sering muncul pada awal menyusui. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mendampingi ibu sejak hamil hingga masa masa nifas selesai. One Cadre One Mom (OCOM) merupakan kegiatan dimana seorang kader mendampingi ibu hamil hingga masa nifasnya selesai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas One Cadre One Mom (OCOM) dalam mencegah terjadinya bendungan ASI. Penelitian ini merupakan quasy experiment, post-test only with control group design. Populasinya terdiri dari ibu hamil trimester III normal di wilayah Puskesmas Lembeyan Magetan periode Mei-Septemer 2023 bersedia mengikuti penelitian. kriteria eksklusi: ibu atau bayi mengalami keadaan patologis. Jumlah sampel setiap kelompok adalah 25 orang yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Kelompok intervensi berpartisipasi dalam kegiatan One Cadre One Mom (OCOM) dimana ibu hamil normal Trimester III didampingi kader, diberikan edukasi mengenai laktasi. Pendampingan ini berlanjut hingga masa nifas selesai. Pada masa nifas kunjungan 3 kali yaitu pada 3 hari pertama, hari ketujuh dan saat 1 bulan. Kader tidak hanya memberikan edukasi saja tapi juga mengajari ibu perawatan payudara dan pijat oksitosin serta memberikan edukasi pada keluarga juga. Untuk kelompok kontrol diberikan perlakuan sesuai SOP yang berlaku di Puskesmas Lembeyan. Kejadian bendungan ASI pada kelompok kontrol sebanyak 24% sedangkan pada kelompok intervensi sebesar 4%. OCOM efektif dalam mengurangi kejadian bendungan ASI (sig. 0.24). OCOM dapat dijadikan salah satu alternatif untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam bidang laktasi.