PENGEMBANGAN SEDIAAN GEL SEBAGAI FOTOPROTEKTIF DARI FRAKSI KULIT BUAH PINANG (Areca catechu L): EVALUASI NILAI SPF (SUN PROTECTION FACTOR) DAN KARAKTERISTIKNYA
DOI:
https://doi.org/10.5281/ybh38132Keywords:
Photoprotective, Gel formulation, Bioactive compoundAbstract
Kulit buah pinang (Areca catechu L.) telah dilaporkan mengandung senyawa metabolit skunder yaitu alkaloid, fenolik, dan flavonoid, yang berpotensi mempunyai aktifitas antioksidan dan fotoprotektif. Potensi tersebut dapat digunakan sebagai kandidat bahan alami untuk memformulasi fotoprotektif alami. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi sifat fotoprotektif ektrak dan beberapa fraksi dari kulit buah pinang dengan menentukan nilai Sun Protection Factor (SPF), dan memformulasi sedian gel dari fraksi aktif, serta mengevaluasi aktivitas fotoprotektif sediaan gel tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengekstraksi kulit buah pinang etanol 96%, dilanjutkan fraksinasi dengan air, n-heksan dan etilasetat. Pengukuran SPF secara in vitro dilakukan menggunakan spektrofotometer UV-Vis terhadap hasil ekstrak dan beberapa fraksi tersebut. Formulasi sediaan gel dibuat dari fraksi aktif yang diperoleh, dan evaluasi sediaan gel. Hasil penelitian fraksi etil asetat memiliki nilai SPF tertinggi konsentrasi 100 ppm yaitu 9,06, untuk sediaan gel F2 (0,5% fraksi aktif) diperoleh nilai SPF pada konsentrasi 50 ppm yaitu 2,32. Skrining fitokimia dari fraksi etil asetat menunjukkan adanya metabolit skunder flavonoid, alkaloid, dan tannin yang dapat mempengaruhi aktifitas fotoprotektifnya. Evaluasi sediaan gel dari stabilitas fisik, uji iritasi dan uji kesukaan menunjukkan bahwa sediaan gel fraksi kulit buah pinang dapat diformulasikan menjadi sediaan gel dan memiliki karakteristik dan kestabilan yang baik, tidak iritasi dan F2 lebih disukai, tetapi diperoleh nilai SPF dengan kategori perlindungan minimal.