PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDAMPINGAN EDUKASI STIMULASI DETEKSI INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG BALITA MELALUI PEMANFAATAN BUKU KESEHATAN IBU DAN ANAK
DOI:
https://doi.org/10.5281/n23jg457Keywords:
Balita, Perkembangan , Buku KIAAbstract
Sumber daya manusia unggul dibentuk sejak 1.000 hari pertama kehidupan. Masa usia dini merupakan periode emas pertumbuhan dan perkembangan yang berlangsung pesat pada aspek kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan fisik. Stimulasi positif diperlukan untuk mendukung perkembangan optimal anak. Pelayanan Stimulasi, Deteksi, dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) merupakan bagian dari pelayanan kesehatan bayi, balita, dan anak prasekolah. Namun, cakupan SDIDTK balita di Indonesia pada tahun 2022 baru mencapai 61,3%, sedangkan di Kabupaten Banyumas sebesar 28,08%. Desa Karangtengah merupakan desa binaan Program Studi Diploma Tiga Kebidanan Purwokerto. Pelaksanaan SDIDTK belum optimal karena keterbatasan waktu bidan serta pengetahuan dan keterampilan kader dalam deteksi dini tumbuh kembang. Oleh karena itu, dilakukan pemberdayaan kader melalui pendampingan edukasi SDIDTK menggunakan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Pengabdian Masyarakat telah dilaksanakan Kamis tanggal 24 Juli 2025 di Aula Balai Desa Karangtengah, Baturraden, Banyumas. Kegiatan ini berupa Pengabdian Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pendampingan Edukasi Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang Balita Melalui Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak. Dilakukan oleh tim Pengabdi yaitu 2 dosen, 3 mahasiswa dengan metode ceramah, diskusi dan praktek. Sasaran kegiatan adalah kader Posyandu di Desa Karangtengah berjumlah 30 orang. Evaluasi yang dilaksanakan tanya jawab dan posttest yang dilaksanakan setelah kegiatan selesai dilakukan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader. Sebelum pelatihan, 63% kader berpengetahuan baik, 30% cukup, dan 6,7% kurang. Setelah pelatihan, pengetahuan baik meningkat menjadi 86,7%, sedangkan 13,3% berada pada kategori cukup. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan edukasi SDIDTK melalui Buku KIA dapat meningkatkan pengetahuan kader dalam mendukung deteksi dini tumbuh kembang balita.