PENGEMBANGAN MODEL PROMOSI KESEHATAN DETEKSI DINI KEHAMILAN RISIKO TINGGI BERBASIS EXPERIENTIAL LEARNING DI DESA PERDAMAIAN KECAMATAN BINJAI KABUPATEN LANGKAT
DOI:
https://doi.org/10.5281/k9p8dc16Keywords:
Kehamilan risiko tinggi, Experiential learning, Deteksi diniAbstract
Kehamilan risiko tinggi masih menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi, terutama akibat keterlambatan dalam mengenali faktor risiko dan tanda bahaya kehamilan. Rendahnya efektivitas promosi kesehatan konvensional yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan pengetahuan dan kemampuan deteksi dini ibu hamil belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model promosi kesehatan deteksi dini kehamilan risiko tinggi berbasis experiential learning serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan deteksi dini pada ibu hamil. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain pengembangan model yang melibatkan 60 ibu hamil, terdiri atas 30 responden kelompok intervensi dan 30 responden kelompok kontrol. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan uji deskriptif, paired sample t-test, independent sample t-test, serta effect size. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terarah, dan observasi yang dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model promosi kesehatan berbasis experiential learning secara signifikan meningkatkan kemampuan deteksi dini kehamilan risiko tinggi dengan nilai signifikansi p < 0,05 dan nilai effect size sebesar 3,17 yang termasuk kategori sangat besar. Temuan kualitatif menunjukkan bahwa pengalaman konkret, refleksi pengalaman, simulasi kasus, diskusi kelompok, dan dukungan sosial menjadi faktor utama yang meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kepercayaan diri ibu hamil dalam mengenali risiko kehamilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model promosi kesehatan berbasis experiential learning efektif dan layak diterapkan sebagai strategi promosi kesehatan maternal untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini kehamilan risiko tinggi.