STRENGTHENING MIDWIFERY CARE THROUGH EARLY SCREENING AND PSYCHOSOCIAL SUPPORT FOR POSTPARTUM MATERNAL MENTAL HEALTH

Authors

  • Rani Darma Sakti Tanjung Institut Teknologi dan Kesehatan Ika Bina Author
  • Oktaria Safitri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adila Bandar Lampung Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/yr49pp15

Keywords:

Kesehatan Mental Postpartum , Depresi Postpartum , Asuhan Kebidanan

Abstract

Latarbelakang: Masa postpartum merupakan periode penting ketika perempuan mengalami proses adaptasi fisik, emosional, dan sosial yang besar. Namun, pelayanan kesehatan setelah persalinan masih sering berfokus pada pemulihan fisik, sementara aspek kesejahteraan psikologis belum mendapatkan perhatian yang optimal. Depresi postpartum merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang sering terjadi setelah melahirkan. Systematic review dan meta-analisis global tahun 2021 yang mencakup 565 penelitian dengan 172.342 perempuan postpartum dari 80 negara melaporkan prevalensi gabungan depresi postpartum sebesar 17,22% (95% CI: 16,00–18,51). Temuan tersebut menunjukkan pentingnya integrasi aspek kesehatan mental dalam pelayanan ibu postpartum. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya penguatan asuhan kebidanan melalui skrining dini kesehatan mental dan dukungan psikososial dalam meningkatkan kesejahteraan ibu postpartum. Metode: Kajian naratif dilakukan dengan menganalisis publikasi ilmiah dan pedoman internasional terkait depresi postpartum, adaptasi psikologis ibu, instrumen skrining kesehatan mental, serta intervensi psikososial dalam pelayanan maternal. Analisis difokuskan pada kontribusi bidan dalam mendeteksi dini dan memberikan dukungan terhadap masalah kesehatan mental ibu setelah melahirkan. Hasil: Bukti ilmiah menunjukkan bahwa penggunaan instrumen skrining tervalidasi seperti Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) dapat membantu tenaga kesehatan mengidentifikasi ibu yang berisiko mengalami gangguan psikologis. Dukungan psikososial melalui konseling, penguatan emosional, dan keterlibatan keluarga dapat membantu meningkatkan kemampuan adaptasi ibu serta mempercepat akses terhadap pelayanan lanjutan. Bidan memiliki posisi strategis karena memberikan pendampingan berkelanjutan sejak masa kehamilan hingga postpartum. Kesimpulan: Kesehatan mental ibu perlu menjadi bagian integral dari pelayanan kebidanan postpartum. Penguatan pengetahuan dan keterampilan bidan dalam skrining kesehatan mental serta dukungan psikososial dapat membantu deteksi dini masalah psikologis dan mendukung luaran kesehatan yang lebih baik bagi ibu dan bayi.

Downloads

Published

2026-09-07

Issue

Section

Articles