ANALISIS DETERMINASI MODEL KOMPREHENSIF MULTIDIMENSI TERHADAP RISIKO DEPRESI PADA LANSIA

Authors

  • Retna Febri Arifiati Poltekkes Kemenkes Surakarta Author
  • Endang Sri Wahyuni Poltekkes Kemenkes Surakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/rwbs6j17

Keywords:

Keseimbangan Fisik, Kemandirian Okupasi, Depresi Lansia

Abstract

Peningkatan populasi lanjut usia di Indonesia membawa tantangan signifikan terhadap aspek kesehatan mental, khususnya gangguan depresi yang sering kali terlambat terdiagnosis. Pendekatan dilakukan untuk mendeteksi depresi sejatinya akumulasi berbagai faktor kompleks yang saling berkaitan dari faktor biologis, psikologis, sosial dan lingkungan. Sayangnya sampai hari ini langkah untuk mendeteksi dilakukan secara parsial dan mengabaikan keterkaitan antar dimensi kesehatan lainnya. Oleh karena itu diperlukan analisis komprehensif melihat berbagai faktor resiko depresi. Tujuan penelitian ini menganalisis secara komprehensif risiko depresi melalui domain partisipasi sosial, keseimbangan fungsional, kemandirian okupasi lansia. Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dimana tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling didapatkan 105 lansia di Posyandu Mawar Dukuh Tempuran, Bolon, Colomadu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner meliputi partisipasi sosial menggunakan Australian Community Participation Questionnaire, keseimbangan fungsional menggunakan Berg Balance Scale, kemandirian okupasi menggunakan Canadian occupational performance measure dan tingkat depresi menggunakan Geriatric Depression Scale. Uji analisis menggunakan regresi linier berganda. Karakteristik menunjukkan lansia perempuan 74%, pria 26%, pralansia 21%, lansia muda 41%, lansia madya 29%, lansia tua 9%. Nilai F=8,214 dengan nilai signifikansi p value<0,001 artinya secara empiris domain partisipasi sosial, keseimbangan fungsional dan kemandirian okupasi memiliki kelayakan model yang kuat untuk memprediksi tingkat depresi lansia. Nilai R2 = 0,196 angka ini mengindikasikan tingkat depresi lansia adalah kontribusi dari partisipasi sosial, keseimbangan fungsional dan kemandirian okupasi sebesar 19,6 % sementara sisanya 80,4% diluar pemodelan ini. Secara parsial ada yang menarik yaitu nilai β=3,024 keseimbangan fungsional bertindak sebagai predictor paling dominan sedangkan nilai p=0,082 kemandirian okupasi adanya ketidakpuasan terhadap kinerja sehari-hari yang meningkat. Berdasarkan hasil analisis regresi linier ganda model komprehensif multidimensi mengintegrasikan ketiga domain partisipasi sosial, keseimbangan fungsional dan kemandirian okupasi terbukti secara simultan menjadi model predictor yang layak dan signifikan terhadap risiko depresi pada lansia dengan daya determinasi sebesar 19,6%. Rekomendasi secara parsial keseimbangan fungsional bertindak sebagai predictor yang paling dominan dan signifikan

Downloads

Published

2026-09-07

Issue

Section

Articles