HUBUNGAN KUALITAS ANTENATAL CARE DENGAN KEJADIAN KEGAWATDARURATAN OBSTETRI DI KABUPATEN ACEH UTARA

Authors

  • Jasmiati Poltekkes Kemenkes Aceh Author
  • Elizar Poltekkes Kemenkes Aceh Author
  • Ridiana Poltekkes Kemenkes Aceh Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/2e5c9y43

Keywords:

Antenatal Care, Quality Of Care, Obstetric Emergencies

Abstract

Kegawatdaruratan obstetri masih menjadi tantangan kesehatan global. Salah satu upaya pencegahan melalui pelayanan Antenatal Care (ANC) yang tidak hanya mencakup jumlah kunjungan, tetapi juga kualitas pemeriksaan kehamilan. ANC yang berkualitas dapat mendeteksi risiko sejak dini, memberikan intervensi, serta menurunkan kemungkinan terjadinya kegawatdaruratan obstetri. Tujuan penelitian menganalisis hubungan kualitas ANC dengan kejadian kegawatdaruratan obstetri di Kabupaten Aceh Utara. Metode penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan kasus-kontrol menggunakan data sekunder. Sampel berjumlah 158 responden yang terdiri dari 79 kelompok kasus dan 79 kelompok kontrol. Kualitas ANC dalam penelitian ini dioperasionalkan berdasarkan kesesuaian pelayanan ANC dengan kategori standar dan tidak standar. Analisis menggunakan uji Chi-Square dan dikonfirmasi dengan Fisher’s Exact Test. Hasil pada kelompok kasus yaitu 63 responden (79,7%) mendapatkan ANC standar dan 16 responden (20,3%) mendapatkan ANC tidak standar. Pada kelompok kontrol, 75 responden (94,9%) mendapatkan ANC standar dan 4 responden (5,1%) mendapatkan ANC tidak standar. Terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas ANC dengan kelompok kasus-kontrol berdasarkan uji Chi-Square (p=0,004). Hasil Fisher’s Exact Test juga menunjukkan hubungan yang bermakna (p=0,007). Proporsi ANC tidak standar pada kelompok kasus lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, yaitu 20,3% dibandingkan 5,1%, atau sekitar empat kali lebih besar. Kesimpulan yaitu kualitas ANC berhubungan secara bermakna dengan kejadian kegawatdaruratan obstetri di Kabupaten Aceh Utara. ANC tidak cukup hanya berorientasi pada jumlah kunjungan, tetapi perlu menjamin pemenuhan komponen pelayanan sesuai standar, termasuk deteksi faktor risiko, pemeriksaan ibu dan janin, skrining penyakit/komplikasi, konseling, tata laksana awal, serta rujukan tepat waktu. Penguatan ANC berkualitas perlu menjadi bagian strategis pencegahan kegawatdaruratan obstetri dan percepatan penurunan kematian maternal.

Downloads

Published

2026-09-07

Issue

Section

Articles