ANALISIS DAMPAK PERNIKAHAN USIA DINI DENGAN PERMASALAHAN DALAM RUMAH TANGGA DI  KECAMATAN PELAPAT ILIR KABUPATEN BUNGO

Authors

  • Subang Aini Nasution Universitas Adiwangsa Jambi Author
  • Badriah Universitas Adiwangsa Jambi Author
  • Risna Meliyani Universitas Adiwangsa Jambi Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/rcdsbs09

Abstract

Pernikahan usia dini masih menjadi salah satu permasalahan sosial dan kesehatan masyarakat di Indonesia. Pernikahan pada usia kurang dari 20 tahun berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan karena kesiapan fisik, psikologis, sosial, pendidikan, dan ekonomi pasangan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan permasalahan yang terjadi pada masyarakat yang melakukan pernikahan usia dini serta dampaknya terhadap kehidupan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi, dan diskusi kelompok terarah. Informan penelitian terdiri atas satu orang ketua rukun tetangga, satu orang bidan desa, satu orang petugas Kantor Urusan Agama, satu orang petugas promosi kesehatan atau kepala pusat kesehatan masyarakat, serta sepuluh orang masyarakat yang melakukan pernikahan usia dini. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman wawancara, alat tulis, dan alat perekam. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia pernikahan termuda pada informan adalah 14 tahun, sedangkan usia tertinggi adalah 19 tahun. Tingkat pendidikan terendah informan adalah sekolah dasar. Permasalahan yang banyak ditemukan setelah pernikahan usia dini adalah terputusnya pendidikan, ketidaksiapan dalam menjalankan peran rumah tangga, munculnya konflik antara pasangan, serta terjadinya perceraian. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pernikahan usia dini tidak hanya berdampak terhadap keberlanjutan pendidikan, tetapi juga berpengaruh terhadap ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pernikahan usia dini menimbulkan berbagai permasalahan dalam kehidupan rumah tangga yang dapat berakhir pada perceraian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bukti ilmiah dalam pengembangan program dan kebijakan untuk meningkatkan edukasi masyarakat serta mencegah terjadinya pernikahan usia dini.

Downloads

Published

2026-09-07

Issue

Section

Articles