TINGKAT KETERAMPILAN 25 KOMPETENSI KADER POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI RENGAS KABUPATEN KUBURAYA
DOI:
https://doi.org/10.5281/282r0a36Keywords:
Cadre competency, Posyandu, Primary health careAbstract
Latar belakang : Puskesmas berperan sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat, salah satunya lewat Posyandu sebagai bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM). Posyandu merupakan wadah masyarakat dalam meningkatkan kesehatan dan diakui sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Keberhasilan Posyandu sangat bergantung pada kader, yaitu sukarelawan yang melaksanakan kegiatan seperti pendaftaran, penimbangan, pengisian KMS, penyuluhan, dan pelayanan kesehatan. Tujuan : Untuk mengetahui karakteristik dan pemahaman serta penerapan 25 kompetensi kader posyandu di wilayah kerja puskesmas Sungai Rengas Kabupaten Kuburaya. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional. Kegiatan penelitian dilaksanakan pada bulan Juni hingga September 2025. Sampel penelitian terdiri dari 45 kader yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sungai Rengas Kabupaten Kuburaya memiliki kompetensi cukup baik, dengan 65,7% kader cukup kompeten dan 34,3% kompeten. Kompetensi terbaik terdapat pada aspek pengelolaan posyandu (94,3%) serta keterampilan bayi dan balita (74,3%), sedangkan kompetensi terendah pada usia sekolah, remaja, dan lansia. Kurangnya pelatihan menjadi faktor utama rendahnya keterampilan tersebut. Secara keseluruhan, kader telah memiliki kompetensi yang cukup baik namun masih memerlukan peningkatan pelatihan agar seluruh keterampilan kader sesuai standar. Kesimpulan: Secara umum kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sungai Rengas Kabupaten Kubu Raya memiliki kompetensi cukup baik, namun masih diperlukan peningkatan pelatihan terutama pada keterampilan usia sekolah, remaja, produktif, dan lansia agar seluruh kompetensi kader sesuai dengan standar Kemenkes.