ANALISIS PROKSIMAT GLYCO BAR BERBASIS TEMPE, PISANG KEPOK, DAN KACANG TANAH SEBAGAI ALTERNATIF CAMILAN DALAM PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF

Authors

  • Rosmaria Kebidanan Poltekkes Jambi Author
  • Willyanti2 Rumah Sakit Muhammadiyah Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/b01wxf31

Abstract

Preeklamsi merupakan satu masalah penting pada pelayanan maternal sampai saat ini prevalensinya terus mengalami peningkatan kasus preeklampsia di negara berkembang adalah 1,8%-18%, sedangkan di negara maju adalah 1,3% - 6%. Insiden kejadian preeklampsia di Indonesia sendiri adalah 128.273 per tahun atau sekitar 5,3% dari seluruh kehamilan. Hipertensi selama masa kehamilan (preeklampsia dan eklampsia) menjadi penyebab kedua kematian maternal pada Tahun 2020 sebanyak 1.110 kasus. Bukti epidemiologis terkini menunjukkan bahwa preeklampsia masih menjadi salah satu permasalahan penting dalam kesehatan maternal yang membutuhkan perhatian khusus. Berdasarkan studi pendahuluan di RS Muhammadiyah Palembang kejadian preeklamsia tahun 2022 sebanyak 97 kasus (2,9%) dan tahun 2023 sebanyak 34 kasus (1,4%) dan tahun 2024 sebanyak 32 kasus (1,3%). Salah satu faktor penyebab terjadinya preeklamsia terjadi karena adanya riwayat hipertensi dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang berhubungan dengan kejadian preeklamsia pada ibu hamil di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang pada tahun 2026. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik untuk mencari hubungan antara variable independen dengan variable dependen, menggunakan case-control. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di RS Muhammadyah Palembang yang diperoleh dari rekam medik RS Muhammadiyah Palembang sebanyak 455 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di RS Muhammadyah Palembang yang diperoleh dari rekam medik RS Muhammadiyah Palembang. Hasil penelitian ini  adalah terdapat hubungan antara paritas dengan hasil uji chi-squarre 0.005 (P < 0,05), jarak kehamilan dengan hasil uji chi-squarre 0.002 (P <0,05), dan riwayat preeklampsia dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil dengan hasil uji chi-squarre 0.0014 (P <0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah paritas, jarak kehamilan, dan riwayat preeklampsia merupakan determinan yang berhubungan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan deteksi dini dan pemantauan terhadap ibu hamil yang memiliki faktor risiko untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berat dan dapat mencegah terjadinya preeklamsi.

Downloads

Published

2026-09-07

Issue

Section

Articles