VIRTUAL REALITY EFEKTIF DALAM MENURUNKAN TINGKAT NYERI ANAK SAAT PEMASANGAN INFUS
DOI:
https://doi.org/10.5281/c55rqt93Keywords:
Keperawatan Anak, Nyeri Prosedural, Kanulasi Intravena, Teknologi Kesehatan, Virtual RealityAbstract
Prosedur invasif pada anak menimbulkan nyeri, kecemasan, stres selama hospitalisasi. Teknik distraksi adalah pendekatan nonfarmakologis untuk mengalihkan perhatian dari rangsangan nyeri. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas Virtual Reality bawah laut 360° selama 5 menit dalam menurunkan tingkat nyeri anak saat pemasangan infus. Metode quasi-experimental dengan teknik accidental sampling, total sampel 34 anak usia 7–18 tahun dengan distribusi seimbang ke dalam kelompok intervensi (n=17) dan kelompok kontrol (n=17). Uji t independen digunakan untuk menganalisis perbedaan intensitas nyeri berdasarkan Numerical Rating Scale antara kelompok intervensi dan kontrol. Hasil menunjukkan bahwa kelompok intervensi rerata nyeri (1,94), simpangan baku (1,34) dan kelompok kontrol rerata nyeri (4,47), simpangan baku (2,67) dengan nilai p=0,001 yang menunjukkan rerata kelompok intervensi lebih rendah dari kelompok kontrol. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan Virtual Reality menurunkan nyeri pemasangan infus dan berpotensi sebagai distraksi nonfarmakologis yang praktis dalam manajemen nyeri prosedural pada anak.