PENGARUH EDUKASI GIZI MELALUI MEDIA ESCAPE ROOM TERHADAP PENGETAHUAN DAN ASUPAN ZAT GIZI REMAJA PUTRI DI SMPN 22 KOTA PONTIANAK

Authors

  • Ayu Rafiony Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Pontianak, Indonesia Author
  • Mulyanita Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Pontianak, Indonesia Author
  • Sopiyandi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Pontianak, Indonesia Author
  • Desi Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Pontianak, Indonesia Author
  • Dahliansyah Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Pontianak, Indonesia Author
  • Yanuarti Petrika Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Pontianak, Indonesia Author
  • Ismi Trihardiani Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Pontianak, Indonesia Author
  • Septiana Deba M. Ginting Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, Pontianak, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/gfs15s72

Keywords:

Edukasi Gizi, Escape Room, Pengetahuan, Asupan Zat Gizi, Remaja Putri

Abstract

Latar belakang : Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah gizi, terutama akibat rendahnya pengetahuan dan asupan zat gizi yang berperan dalam pencegahan anemia. Edukasi gizi diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan serta mendorong perubahan perilaku makan. Penggunaan media edukasi yang menarik dan interaktif seperti Escape Room dapat menjadi alternatif dalam penyampaian pesan gizi kepada remaja.

Tujuan : Mengetahui perbedaan pengetahuan, asupan protein, asupan zat besi (Fe), dan asupan vitamin C remaja putri sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi melalui media Escape Room di SMPN 22 Kota Pontianak. Metode : Penelitian ini menggunakan desain penelitian dengan pengukuran sebelum dan sesudah intervensi edukasi gizi melalui media Escape Room. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2026 di SMPN 22 Kota Pontianak. Sampel penelitian berjumlah 47 siswi kelas VII. Data pengetahuan dan asupan zat gizi dikumpulkan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis perbedaan dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan median pengetahuan meningkat dari 67,00 sebelum intervensi menjadi 83,00 setelah intervensi dengan nilai p=0,000. Median asupan protein meningkat dari 31,07 gram menjadi 33,51 gram dengan nilai p=0,005. Median asupan zat besi (Fe) meningkat dari 6,29 mg menjadi 7,08 mg dengan nilai p=0,017. Median asupan vitamin C meningkat dari 8,74 menjadi 10,23 dengan nilai p=0,004. Sebagian besar responden mengalami peningkatan pengetahuan sebanyak 41 dari 47 responden, peningkatan asupan protein sebanyak 37 responden, dan peningkatan asupan Fe sebanyak 35 responden setelah diberikan edukasi gizi melalui media Escape Room. Kesimpulan: Edukasi gizi melalui media Escape Room menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada pengetahuan, asupan protein, asupan zat besi (Fe), dan asupan vitamin C remaja putri sebelum dan sesudah intervensi. Media Escape Room dapat menjadi salah satu alternatif media edukasi gizi yang interaktif dalam meningkatkan pengetahuan dan mendukung perbaikan asupan zat gizi pada remaja putri.

Downloads

Published

2026-09-07

Issue

Section

Articles