PENGARUH PEMBERIAN SAYUR PEPAYA MUDA (Carica Papaya L) TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI DI DESA SEMAJAU MEKAR
DOI:
https://doi.org/10.5281/v4mwfa15Keywords:
Breast Milk Production, Young Papaya (Carica papaya L), Breastfeeding Mother, Exclusive BreastfeedingAbstract
Produksi Air Susu Ibu (ASI) merupakan faktor determinan utama dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal bayi, khususnya pada masa ASI eksklusif. Namun, fenomena di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak ibu menyusui yang mengalami kendala produksi ASI kurang optimal. Keterbatasan produksi ASI ini berpotensi menghambat capaian pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu, diperlukan intervensi non-farmakologis yang terjangkau dan berpotensi meningkatkan kelancaran produksi ASI, salah satunya melalui pemanfaatan konsumsi sayur papaya muda (Carica papaya L). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian konsumsi sayur papaya muda (Carica papaya L) terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai Agustus 2025 di Desa Semajau Mekar Wilayah Kerja Puskesmas Seranggas. Populasi penelitian adalah seluruh ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 0 – 6 bulan di lokasi tersebut. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga diperoleh jumlah responden sebanyak 16 orang. Intervensi yang diberikan berupa konsumsi sayur papaya muda 2 kali sehari selama 7 hari, dengan instrument pengumpulan data berupa lembar observasi dan pengukuran volume ASI sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik Paired Samples t-Test. Rata –rata produksi ASI ibu menyusui sebelum konsumsi sayur papaya muda (Carica papaya L) adalah 73.54 dengan standar deviasi 6.897, sedangkan rata-rata produksi ASI sesudah konsumsi sayur papaya muda (Carica papaya L) adalah 89.91 dengan standar deviasi 9.676. Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara produksi ASI sebelum dan sesudah perlakuan (p < 0.05). Pemberian sayur papaya muda (Carica papaya L) berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu menyusui. Sayur papaya muda dapat direkomendasikan sebagai salah satu intervensi berbasis bahan lokal yang efektif dan mudah di terapkan untuk membantu meningkatkan produksi serta kelancaran ASI.