Pengaruh Aplikasi SIGAP GIZI terhadap Skrining Insecurity Pangan pada Remaja Usia 12-18 Tahun

Authors

  • Devie Ismayanty Poltekkes ‘Aisyiyah Banten Author
  • Rif’atul Mahmudah Poltekkes ‘Aisyiyah Banten Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/sn1hjd59

Keywords:

Aplikasi, SIGAP GIZI, Skrinning, Insecurity, Pangan , Remaja

Abstract

Insecurity pagan merupakan gangguan pola makan karena kekurangan uang, ketidakmampuan mendapatkan makanan yang sehat, dan sumber daya lain. Survey sosial ekonomi nasional di Indonesia pada tahun 2021 menunjukkan bahwa 76% dari anak dibawah lima tahun tinggal di rumah tangga dengan insecurity pangan. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan untuk skrinning ketahanan pangan-gizi adalah aplikasi SIGAP GIZI. Aplikasi ini terdiri dari beberapa pertanyaan yang diadopsi dari U.S. Household Food Security Survey Module  (FSSM) untuk Remaja Usia 12 Tahun ke atas. Aplikasi SIGAP GIZI dapat digunakan oleh tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat untuk mengetahui insecurity pangan sehingga dapat melakukan tindak lanjut atas hasil dari skrining tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi SIGAP GIZI terhadap skrining insecurity pangan pada remaja usia 12-18 tahun. Metode yang digunakan eksperimen semu (quasi experiment). Hasil analisis menunjukkan bahwa terrdapat pengaruh aplikasi SIGAP GIZI terhadap skrining Insecurity pangan pada remaja usia 12-18 Tahun (p=0,000). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi SIGAP GIZI memiliki pengaruh pada skrining Insecurity pangan pada remaja usia 12-18 Tahun. Saran penelitian adalah agar tenaga kesehatan dan masyarakat dapat menerapkan penggunaan aplikasi SIGAP GIZI dalam pencegahan dan penanganan insecurity pangan. 

Downloads

Published

2026-03-10

Issue

Section

Articles