PERBEDAAN HYGIENE INDEX MENYIKAT GIGI DENGAN METODE HORIZONTAL, ROLL DAN METODE FONE’S PADA ANAK USIA 9-12 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16066595Keywords:
menyikat gigi, horizontal, roll, fone’sAbstract
Penyebab masalah kesehatan gigi dan mulut adalah faktor perilaku atau sikap mengabaikan kebersihan gigi dan mulut. Status kebersihan gigi dan mulut dapat dilihat dari ada tidaknya deposit organik: pelikel, materi alba, sisa makanan, kalkulus dan plak gigi. Salah satu cara mengontrol plak adalah tindakan secara mekanis, yakni membersihkan gigi dan mulut dari sisa makanan dan bakteri yang ada didalam mulut dengan menyikat gigi. Data Riskesdas tahun 2013, kebiasaan penduduk Indonesia berperilaku benar menyikat gigi 2,3%, sedangkan di Sumatera Barat perilaku benar menyikat gigi 1,4%. Sebagian besar penduduk Indonesia menyikat gigi hanya pada saat mandi pagi atau mandi sore dengan presentase 79,7%. Kebiasaan ini hampir merata diseluruh kelompok umur. Kelompok umur 12 tahun yang menggosok gigi pagi dan mandi sore 77,4% sedangkan kebiasaan berperilaku benar menyikat gigi 1,8%. Menyikat gigi merupakan cara membersihkan gigi dan tindakan preventif dalam meningkatkan kebersihan gigi dan mulut. Beberapa metode menyikat gigi seperti horizontal merupakan metode yang banyak digunakan saat menyikat gigi, metode roll merupakan metode yang sering dianjurkan karena sederhana dan efisien, sedangkan metode fone’s merupakan metode yang terbukti cocok untuk anak-anak karena mudah dilakukan. Tujuan penelitian untuk menganalisis perbedaan hygiene index (HI) menyikat gigi metode horizontal, roll dan fone’s pada anak usia 9-12 tahun.
Jenis dan desain penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan rancangan pre-test dan post-test. Rancangan pre-test dan post-test mempunyai pola observasi dan pemeriksaan. Observasi dalam penelitian ini dilakukan sebanyak dua kali yaitu menghitung hygiene index sebelum menyikat gigi menggunakan metode horizontal, metode roll dan metode fone’s (pre-test), dan menghitung hygiene index sesudah menyikat gigi menggunakan metode horizontal, roll dan metode fone’s (post-test). Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2019 pada 45 orang responden dengan masing-masing responden mendapat tiga kali perlakuan. Perlakuan pertama menyikat gigi dengan metode horizontal, perlakuan kedua menyikat gigi dengan metode roll dan perlakuan ketiga menyikat gigi dengan metode fone’s. Satu orang responden drop out saat penelitian berjalan sehingga total responden menjadi 44 orang yang terdiri dari 23 orang (52,3%) responden perempuan dan 21 orang (47,7%) responden laki-laki. Data dianalisis dengan uji t-test (one way anova) dengan derajat kemaknaan nilai α = 0,05.
Skor HI sebelum horizontal tertinggi pada rentang 41-60% (34,1%) sedangkan skor HI sesudah horizontal tertinggi rentang 61-80% (38,6%). Skor HI sebelum roll tertinggi pada rentang 21-40% (36,4%) sedangkan skor HI sesudah roll tertinggi pada rentang 61-80% (63,6%). Skor HI sebelum fone’s tertinggi pada rentang 0-20% (34,1%) sedangkan skor HI sesudah fone’s tertinggi pada rentang 81-100% (43,2%). Hasil uji t-test α>0,05 (0,319), artinya tidak ada perbedaan HI menyikat gigi metode horizontal, roll dan fone’s. Peningkatan skor HI setelah menyikat gigi dengan roll (31,7%), horizontal (15,4%) dan fone’s (34,5%). Rata-rata permukaan gigi yang dibersihkan dengan horizontal 51,55%, roll 72,57% dan fone’s 70,05%.
Metode horizontal merupakan metode yang sesuai dengan bentuk anatomis gigi. Metode ini cukup sederhana sehingga dapat membersihkan plak yang terdapat disekitar sulkus interdental dan sekitarnya. Metode roll mengutamakan gerakan memutar pada permukaan interproksimal tetapi bagian sulkus tidak terbersihkan secara sempurna. Metode roll merupakan metode yang dianggap dapat membersihkan plak dengan baik dan dapat menjaga kesehatan gusi dengan baik. Peningkatan skor HI setelah menyikat gigi paling tinggi metode fone’s. Fone’s lebih dapat membersihkan permukaan gigi pada bagian permukaan yang sering dijumpai plak yang sulit dibersihkan terutama pada bagian gigi belakang karena fone’s merupakan metode menyikat gigi yang mengikuti kontur gigi. Fone’s merupakan metode yang dilakukan untuk meniru arah jalannya makanan di dalam mulut sewaktu mengunyah. Menyikat gigi metode horizontal, roll dan fone’s belum bisa membersihkan semua permukaan gigi. Disarankan untuk meneliti hygiene index dengan metode menyikat gigi lain agar dapat melihat metode penyikatan gigi yang efektif dalam membersihkan semua permukaan gigi.