MODEL NURSE-LED INTEGRATED STUNTING PREVENTION UNTUK OPTIMALISASI TUMBUH KEMBANG DAN KETAHANAN KELUARGA PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN DI KABUPATEN BANGKALAN)
DOI:
https://doi.org/10.5281/fwppaw47Keywords:
Pemantauan Perkembangan Anak, Penguatan Ketahanan Keluarga, 1000 Hari Pertama Kehidupan, Asuhan Terintegrasi yang Dipimpin Perawat, Penurunan StuntingAbstract
Stunting masih menjadi prioritas nasional dengan prevalensi signifikan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, serta berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan anak. Intervensi yang berjalan cenderung terfragmentasi dan belum mengintegrasikan pemantauan tumbuh kembang serta penguatan ketahanan keluarga secara sistematis pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan. Belum tersedia model intervensi terintegrasi berbasis perawat yang secara simultan menggabungkan pemantauan tumbuh kembang dan penguatan ketahanan keluarga sebagai strategi preventif komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji efektivitas Model Nurse-Led Integrated Stunting Prevention dalam meningkatkan faktor protektif keluarga dan indikator pertumbuhan anak. Penelitian quasi-experimental dengan desain pre-post test with control group dilakukan pada 72 ibu dengan bayi usia 0–12 bulan berisiko stunting di Puskesmas Bangkalan. Kelompok intervensi menerima program terpadu selama 12 minggu meliputi monitoring pertumbuhan dan perkembangan, edukasi nutrisi berbasis praktik, stimulasi dini terstruktur, serta penguatan ketahanan keluarga oleh perawat komunitas terlatih. Peningkatan signifikan ditemukan pada pengetahuan ibu (mean difference=18,4; p<0,001; d=0,82), ketahanan keluarga (mean difference=12,7; p=0,002; d=0,76), serta perbaikan z-score tinggi badan menurut umur sebesar 0,41 poin (d=0,69) dibanding kontrol. Model ini menunjukkan efektivitas klinis dan relevansi kebijakan untuk percepatan penurunan stunting di layanan primer nasional.