STUDI FENOMENOLOGI : URGENSI PENDIDIKAN OCCUPATIONAL HEALTH NURSE BERBASIS EBPN YANG APLIKATIF SESUAI DENGAN KEBUTUHAN INDUSTRI
DOI:
https://doi.org/10.5281/vsce8138Keywords:
Occupational Health Nursing, Pendidikan Keperawatan, Industri, Keselamatan dan Kesehatan KerjaAbstract
Occupational Health Nursing (OHN) merupakan praktik profesi keperawatan di lingkungan Industri, Indonesia memiliki kekayaan alam yang berfariatif selaras dengan industrinya. Ditengah gempuran issue surplus tenaga Perawat Indonesia berkarir di dunia industri menjadi salah satu opsi yang menarik, OHN diluarnegri sudah memiliki mata kuliah tersendiri dalam dunia keperawatan namun di luar negri seperti Amerika, Eropa, australia-selandia baru, timur tengah, thailand, singapore, malaysia, dan afrika. Di Indonesia OHN masih masuk dalam integral Keperawatan Komunitas ataupun sub bagian dari Keperawatan Manajemen (K3 dan Keselamatan Pasien), bahkan bentuk pelaporan yang masih rancu belum terintegrasi dengan aplikasi di lapangan. Fenomenanya para freshgraduate dan praktisi senior OHN mereka menjalankannya secara “Learning by doing”, karena belum adanya teori ajar yang aplikatif berdasarkan EBPN. Menyikapi permasalahan tersebut maka disarankan para akademisi untuk berkolaborasi dengan para praktisi untuk mengembangkan mata ajar OHN yang sAplikatif berbasis EBPN dan kedepan kampus pun akan mendapatkan tuntutan bekerja sama dengan Industri setempat guna penyerapan talenta lokal OHN. Diharapkan keilmuan OHN diajarkan mulai dari jenjang vokasi, sarjana, profesi, Magister, hingga doktoral. Untuk jenjang Magister Keperawatan di Indonesia (M.Kep) belum ada konsentrasi OHN sepertihalnya M.Kep Gadar, Jiwa, Komunitas, Manajeen, Maternitas, Onkologi, Anak, KMB Karna untuk jenjang karir industri saat ini belum membutuhken Spesialis Keperawatan sehingga para praktisi senior menyesuaikan dengan Tingkat pendidikan yang diadop oleh Industri yakni D3,S1 saja atau +Ns, S2, dan S3. Bahkan mereka condong memilih unlinier sepertai magister OHS( M.KKK), Kesmas (M.K.M), Manajemen (M.M), Administrasi Rumah Sakit (MARS), Hukum (M.H Kes) dan lainnya, hanya sedikit yang linier M.Kep. bahkan ironinya ada yang dari vokasi lintas rumpun mengambil sarjana teknik maupun manajemen umum. Untuk yang dari vokasi menuju sarjana mereka kebanyakan ke SKM maupun S.KKK. Pengembangan OHN berbasis EBPN dapat mengsinergikan kebutuhan Industri dalam implementasi program SMK3 sehingga praktik OHN yang aplikatif dapat terwujud.