EFEKTIVITAS PENERAPAN TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN NON-ST ELEVATION MYOCARDIAL INFARCTION (NSTEMI)

Authors

  • Asrar As Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional Author
  • Asmiana Saputri Ilyas Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makssar Author
  • Haryati Sahrir Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makasar Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/mcevh863

Keywords:

NSTEMI, Kualitas tidur, Relaksasi Autogenik

Abstract

Tidur merupakan perubahan status kesadaran yang diatur oleh Reticular Activating System (RAS) dan Bulbar Synchronizing Regional (BSR), namun pada pasien Non-ST Elevation Myocardial Infarction (NSTEMI) sering terjadi gangguan pola tidur dengan frekuensi yang lebih pendek akibat kerusakan neuron kolinergik di batang otak serta pelepasan faktor inflamasi yang memengaruhi pusat pengontrol tidur, sehingga gangguan yang berkelanjutan dapat meningkatkan pelepasan sitokin inflamasi dan memperburuk kondisi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas terapi relaksasi autogenik terhadap gangguan pola tidur pasien NSTEMI. Metode Penelitian menggunakan metode studi kasus di CVCU RS Labuang Baji Makassar melalui intervensi pengaturan pikiran, pernapasan, dan imagery, dengan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Hasil penelitian menunjukan sebelum intervensi, tiga pasien menunjukkan kualitas tidur buruk dengan skor PSQI Ny. R (11), Tn. M (9), dan Tn. MK (12) dan setelah terapi diberikan selama tiga hari berturut-turut, terjadi perbaikan klinis signifikan dengan penurunan skor PSQI menjadi 5 pada seluruh pasien, menandakan kualitas tidur baik. Berdasarkan hasil disimpulkan bahwa terapi relaksasi autogenik efektif sebagai tindakan keperawatan mandiri dan direkomendasikan diterapkan dalam pelayanan rawat inap untuk meningkatkan kualitas hidup pasien

Downloads

Published

2026-03-10

Issue

Section

Articles