PENERAPAN EVIDANCE BASED NURSING PRACTICE : FOOT MASSAGE TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH
DOI:
https://doi.org/10.5281/x6z0pn51Keywords:
Hipertensi, foot massage, Penurunan Tekanan DarahAbstract
Latar Belakang: Hipertensi adalah gangguan tekanan darah tinggi yang dapat menyebabkan komplikasi seperti kerusakan pembuluh darah di otak, gagal ginjal, gagal jantung, dan bahkan kematian mendadak. Hipertensi dapat dikendalikan, di antaranya melalui foot massage. Foot massage dapat menimbulkan efek relaksasi pada otot-otot yang kaku sehingga terjadi vasodilatasi yang menyebabkan tekanan darah turun secara stabil. Tujuan: Studi Kasus bertujuan untuk mengetahui penerapan Evidance Based Nursing Practice foot massage terhadap penurunan tekanan darah. Metode: Studi kasus dilakukan pada 6 orang Subjek dewasa dengan kriteria penderita hipertensi derajat I, berusia 30 – 60 tahun, tidak memiliki luka pada kaki. Implementasi dilaksanakan selama selama 3 hari dengan durasi 10 – 15 menit dengan pengukuran tekanan darah sistol dan diastole dilakukan sebelum dan sesudah intervensi dengan menggunakan sphygmomanometer jarum. Hasil: rerata nilai tekanan darah sistolik sebelum implementasi adalah 145,66 mmHg, dan setelah implementasi adalah 134 mmHg. Nilai rerataTekanan darah diastolik sebelum implementasi adalah 98 mmHg, dan setelah implementasi adalah 95 mmHg. Kesimpulan: Pemberian terapi foot massage dapat menurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Implikasi :
Terapi foot massage dapat direkomendasikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk mengontrol tekanan darah, penelitian lebih lanjut menggunakan sampel lebih besar dan desain yang lebih kuat diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitasnya