PENGARUH COUNTER PRESSURE TERHADAP TINGKAT NYERI KALA I FASE AKTIF PADA IBU BERSALIN DI BIDAN PRAKTIK MANDIRI
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16066734Keywords:
Massage Counter pressure, Nyeri Persalinan, Kala IAbstract
SDKI menyatakan bahwa 15% dari ibu di Indonesia mengalami komplikasi saat melahirkan, sementara 21% menyatakan bahwa proses persalinan mereka sangat menyakitkan karena mereka mengalami nyeri yang sangat parah. Di sisi lain, sebanyak 63% dari responden tidak memiliki akses informasi yang cukup tentang persiapan yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa sakit saat melahirkan. untuk mengetahui Pengaruh Counter Pressure Terhadap Tingkat Nyeri Kala I Fase Aktif Pada Ibu Bersalin Di Bidan Praktik Mandiri Palembang Tahun 2023. Penelitian ini adalah penelitian semu/ Quasy- Eksperimental yang bersifat Two Group posttest dengan kelompok Intervensi 20 responden dan kelompok Non Intervensi 20 responden yang bersalin di PMB Soraya Palembang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling, dengan instrumen lembar observasi yang diukur menggunakan NRS (Numeric rating scale. Analisa data dengan menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini dilakukan pada 13 Oktober 2023 – 05 Februari 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skala nyeri yang dilakukan Massage counter pressure adalah 2,07 sedangkan yang tidak diberikan massage counter pressure skala nyeri rata-rata 3,73. Di dapatkan hasil yang signifikan dengan p value 0,001 < α 0,05 yang artinya ada pengaruh Counter Pressure terhadap tingkat nyeri kala 1 fase aktif pada ibu bersalin. diharapkan Bidan dapat menerapkan dan melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu bersalin dengan teknik non farmakologi yaitu counter pressure untuk mengurangi intensitas nyeri pada ibu bersalin kala 1 fase aktif.