PERBEDAAN EFEKTIVITAS PEMBERIAN ALOE VERA GEL DAN MINYAK ZAITUN (EXTRA VIRGIN OLIVE OIL) TERHADAP XEROSIS KULIT PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE YANG MENJALANI HEMODIALISIS
DOI:
https://doi.org/10.5281/v27k9e13Keywords:
Gel Lidah Buaya, Penyakit Ginjal Kronis, Hemodialysis, Minyak zaitun (ekstrak virgin olive oil)Abstract
Hemodialisis dapat menyebabkan xerosis karena penurunan kelembapan kulit. Untuk mengatasinya, diberikan terapi non-farmakologi seperti penggunaan aloe vera dan minyak zaitun (ekstrak virgin olive oil). Hal ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas antara aloe vera dan minyak zaitun terhadap xerosis kulit pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimental dengan two group pre-test post-test dengan teknik purposive sampling. Sampel dengan 10 responden diberikan aloe vera, 10 responden diberikan minyak zaitun, instrumen yang digunakan lembar observasi, SOP, dan skin digital analyzer. Hasil penelitian pengaruh aloe vera gel dan minyak zaitun terhadap xerosis kulit menggunakan uji analisis wilcoxon kelompok aloe vera gel didapatkan nilai p value 0.003 dan kelompok minyak zaitun nilai p value 0.004 artinya terdapat pengaruh aloe vera gel dan minyak zaitun untuk mengatasi xerosis dan hasil perbedaan antara aloe vera gel dan minyak zaitun menggunakan uji analisis kruskal walis didapatkan nilai p value 0.000 artinya terdapat perbedaan antara aloe vera gel dan minyak zaitun dengan nilai mean-rank (aloe vera 136.65; minyak zaitun 150.95) yang berarti minyak zaitun lebih unggul untuk mengatasi xerosis kulit. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu penggunaan minyak zaitun lebih efektif dalam mengatasi xerosis kulit pasien CKD. Implikasi penelitian ini mendorong perawat untuk mengintegrasikan terapi komplementer berbahan alami ke dalam pelayanan keperawatan, sehingga memberikan alternatif yang aman, terjangkau, dan mudah diaplikasikan bagi pasien