KESENJANGAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA GLOBAL DALAM MENGHADAPI RISIKO PERUBAHAN IKLIM TERHADAP KESEHATAN PEKERJA
DOI:
https://doi.org/10.5281/trj81f36Keywords:
Perubahan Iklim, Kebijakan Kesehatan Global, Paparan Panas di Tempat Kerja, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Implementasi KebijakanAbstract
Perubahan iklim telah menjadi determinan penting kesehatan masyarakat yang berdampak langsung pada keselamatan dan kesehatan kerja. Lebih dari 2,4 miliar pekerja terpapar panas berlebih, sementara sekitar 2,9 juta kematian setiap tahun berkaitan dengan kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Namun, integrasi risiko iklim dalam kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja global masih terbatas dan belum merata lintas sektor. Kajian ini dilakukan untuk menganalisis kesenjangan implementasi kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja global dalam melindungi kesehatan pekerja dari dampak perubahan iklim serta merumuskan implikasi kebijakan strategis. Tinjauan dokumen kebijakan dilakukan secara sistematis terhadap laporan internasional dan kerangka tata kelola periode 2015-2024 menggunakan pendekatan analisis tematik terstruktur dengan kerangka inklusi yang telah ditetapkan sebelumnya. Hasil kajian secara konsisten mengidentifikasi tiga kesenjangan kebijakan utama, yaitu dominasi pendekatan pengendalian bahaya konvensional, fragmentasi regulasi lintas sektor, dan terbatasnya integrasi risiko panas ekstrem serta stres termal dalam pedoman, pencegahan, dan surveilans kesehatan kerja. Temuan ini menunjukkan kesenjangan antara komitmen global dan implementasi nasional serta menegaskan urgensi pengarusutamaan risiko iklim untuk memperkuat perlindungan pekerja dan ketahanan sistem kesehatan