CHAIR YOGA SEBAGAI INTERVENSI NONFARMAKOLOGIS TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
DOI:
https://doi.org/10.5281/h68syn30Keywords:
Yoga Kursi, Lansia, Hipertensi, Intervensi Non-Farmakologis, Pelayanan Kesehatan PrimerAbstract
Hipertensi pada lanjut usia merupakan masalah kesehatan kronis yang berkontribusi terhadap meningkatnya morbiditas kardiovaskular dan beban pelayanan kesehatan primer. Intervensi nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan sesuai dengan keterbatasan fisik lansia masih belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Chair Yoga terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Talise, Kota Palu.
Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sebanyak 33 lansia hipertensi dipilih melalui teknik purposive sampling dari total populasi 116 orang. Intervensi Chair Yoga diberikan secara terstruktur, dan tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis univariat dan uji Wilcoxon.
Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden berada pada kategori hipertensi stadium II (84,4%). Setelah intervensi Chair Yoga, seluruh responden mengalami penurunan tekanan darah hingga kategori hipertensi stadium I (100%). Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna antara tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi (ρ = <0,001; α < 0,05). Chair Yoga terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Chair Yoga merupakan intervensi nonfarmakologis berbasis komunitas yang aman, murah, dan mudah diimplementasikan di pelayanan kesehatan primer, khususnya pada program pengendalian hipertensi lansia di Posyandu Lansia berbasis Integrasi Layanan Primer.