DARI CERITA KE PIRING: PENGARUH BUKU CERITA BERGAMBAR SURI IKUN TERHADAP KONSUMSI SAYUR DAN BUAH PADA ANAK USIA SEKOLAH
DOI:
https://doi.org/10.5281/f0fc2d84Keywords:
anak usia sekolah, Buku Cerita bergambar, Edukasi gizi, Konsumsi Sayur dan Buah, Quasi EksperimenAbstract
Konsumsi sayur dan buah yang belum memenuhi rekomendasi masih menjadi tantangan pada anak usia sekolah. Pendekatan edukasi yang kreatif dan kontekstual diperlukan untuk menumbuhkan kebiasaan makan sehat sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh buku cerita bergambar Suri Ikun terhadap frekuensi konsumsi sayur dan buah pada anak sekolah dasar. Studi kuantitatif dengan desain quasi eksperimen pre-test dan post-test ini telah memperoleh persetujuan etik (No: L.B.02.03/1/0127/2025). Sebanyak 90 siswa dari dua sekolah dasar dibagi menjadi kelompok intervensi (n=45) yang menerima buku cerita bergambar dan kelompok kontrol (n=45) yang menerima media leaflet. Buku cerita diadaptasi dari karakter tradisional Timor, Suri Ikun dan dua burung ajaib, serta dikembangkan bersama para ahli untuk memuat pesan gizi yang menarik dan sesuai usia. Data frekuensi konsumsi dikumpulkan menggunakan FFQ dan recall 24 jam, serta lembar observasi untuk memantau aktivitas membaca. Analisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata frekuensi konsumsi sayur dan buah pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini menegaskan bahwa media cerita bergambar berbasis budaya lokal berpotensi menjadi strategi edukasi gizi yang efektif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.