PERMAINAN KADZA EFEKTIF MENINGKATKAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG BAHAYA PENYALAHGUNAAN NAPZA DI SMA X, KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
DOI:
https://doi.org/10.5281/fatb7995Keywords:
Remaja, KADZA, Pendidikan Kesehatan, Permainan Kartu, Pencegahan Penyalahgunaan Zat, Keperawatan Kesehatan Jiwa KomunitasAbstract
Penyalahgunaan NAPZA (Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan zat adiktif lainnya) di kalangan remaja merupakan masalah besar di lingkungan sekolah karena berkaitan dengan rasa ingin tahu, tekanan teman sebaya dan rendahnya literasi kesehatan. Studi ini mengevaluasi permainan KADZA (Kartu Edukasi Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif) sebagai media edukasi untuk meningkatkan pengetahuan pencegahan penyalahgunaan zat pada siswa. Penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pretest–posttest dilakukan pada 57 siswa SMA X di Kabupaten Indragiri Hilir. Intervensi diberikan melalui permainan kartu kuartet yang terdiri dari 20 buah kartu yang memberikan informasi tentang jenis-jenis zat, gejala penggunaan zat, dampak yang ditimbulkan setelah penggunaan serta tindakan pencegahan. Pengetahuan siswa diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah permainan kartu, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank. Skor pengetahuan siswa meningkat secara bermakna setelah intervensi (p < 0,001). Selama kegiatan, siswa menunjukkan antusiasme tinggi, terlibat aktif dan mampu menyampaikan kembali pesan pencegahan dengan bahasa mereka sendiri. Temuan ini mendukung penggunaan permainan edukatif sebagai pendekatan promotif-preventif yang relevan untuk keperawatan jiwa komunitas di sekolah. KADZA mudah direplikasi, berbiaya rendah dan potensial menguatkan pembelajaran teman sebaya dalam program pencegahan NAPZA dilingkungan sekolah.