EFEKTIVITAS EDUKASI KEPERAWATAN TERINTEGRASI TERHADAP KESIAPSIAGAAN PSIKOSOSIAL ANAK SEKOLAH DASAR DI DAERAH RAWAN BENCANA

Authors

  • Dwi Susilowati Poltekkes Kemenkes Bandung Author
  • Yupi Supartini Prodi Keperawatan Bogor Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/rfz13323

Keywords:

Dukungan Keluarga, Bencana Hidrometeorologi, Pendidikan Keperawatan Terintegrasi, Keperawatan Anak, Kesiapsiagaan Psikososial

Abstract

Latar Belakang: Indonesia menghadapi peningkatan bencana hidrometeorologi, khususnya banjir dan tanah longsor, yang berdampak signifikan terhadap kesehatan mental dan kesiapsiagaan anak. Program kesiapsiagaan bencana pada anak selama ini masih berfokus pada aspek fisik, sementara kesiapsiagaan psikososial belum terintegrasi secara sistematis dalam layanan kesehatan dan pendidikan. Edukasi keperawatan terintegrasi yang melibatkan sekolah, keluarga, dan komunitas berpotensi menjadi strategi inovatif untuk menjembatani kesenjangan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi keperawatan terintegrasi dalam memperkuat kesiapsiagaan psikososial anak usia sekolah dasar di wilayah rawan banjir dan tanah longsor. Metode: Penelitian quasi-experimental dengan desain one-group pretest–posttest dan analisis korelasional dilakukan pada anak usia sekolah dasar di wilayah rawan bencana banjir dan tanah longsor yang dipilih secara purposive. Intervensi edukasi keperawatan terintegrasi mencakup pengenalan kebencanaan, regulasi emosi, strategi coping sederhana, simulasi kesiapsiagaan, serta keterlibatan keluarga. Kesiapsiagaan psikososial anak dan dukungan keluarga diukur menggunakan kuesioner tervalidasi dan reliabel. Analisis data menggunakan paired t-test/Wilcoxon dan uji korelasi. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada kesiapsiagaan psikososial anak setelah intervensi edukasi keperawatan terintegrasi (p < 0,05). Dukungan keluarga menunjukkan hubungan bermakna dengan kesiapsiagaan psikososial anak. Simpulan: Edukasi keperawatan terintegrasi efektif meningkatkan kesiapsiagaan psikososial anak usia sekolah dasar di wilayah rawan bencana. Implikasi/Originalitas: Studi ini menawarkan model edukasi keperawatan berbasis anak yang mengintegrasikan sekolah, keluarga, dan komunitas sebagai pendekatan inovatif dan aplikatif. Berpotensi diimplementasikan secara luas dalam program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan layanan keperawatan komunitas sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana yang berkelanjutan dan berorientasi kesehatan masyarakat.

Downloads

Published

2026-03-10

Issue

Section

Articles