EMPOWERMENT-BASED EDUCATION TO IMPROVE SELF-EFFICACY AND SELF-MANAGEMENT AMONG STROKE PATIENTS IN INDONESIA: A QUASI-EXPERIMENTAL STUDY
DOI:
https://doi.org/10.5281/rt9q6e87Keywords:
Edukasi Berbasis Pemberdayaan, Penyakit Tidak Menular, Efikasi Diri, Manajemen Diri, StrokeAbstract
Stroke dapat menyebabkan disabilitas jangka panjang yang berdampak pada penurunan efikasi diri dan kemampuan manajemen diri pasien, sehingga memperlambat proses pemulihan serta meningkatkan risiko komplikasi pascastroke. Edukasi konvensional yang selama ini diterapkan dinilai belum sepenuhnya efektif dalam mendorong kemandirian pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan berbasis pemberdayaan terhadap efikasi diri dan manajemen diri pada pasien stroke. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest control group yang dilaksanakan pada Mei–Juni 2025 di fasilitas pelayanan kesehatan primer di Madura. Sebanyak 52 pasien stroke dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok intervensi (n=26) dan kelompok kontrol (n=26). Kelompok intervensi memperoleh pendidikan berbasis pemberdayaan selama lima sesi, sedangkan kelompok kontrol menerima edukasi standar menggunakan leaflet. Efikasi diri diukur menggunakan Stroke Self-Efficacy Questionnaire (SSEQ) dan manajemen diri dinilai dengan Southampton Stroke Self-Management Questionnaire (SSSMQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dan uji Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada efikasi diri (p<0,001; r=0,653) dan manajemen diri (p=0,047; r=0,275) pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan berbasis pemberdayaan lebih efektif dibandingkan edukasi konvensional dalam meningkatkan efikasi diri dan manajemen diri pasien stroke. Pendekatan ini berpotensi menjadi strategi intervensi keperawatan komunitas yang berkelanjutan dalam rehabilitasi pascastroke, terutama di wilayah dengan keterbatasan sumber daya.