EFEKTIVITAS PIJAT MINYAK ZAITUN SEBAGAI TERAPI NON-FARMAKOLOGIS UNTUK MENGURANGI ENURESIS NOKTURNAL PADA ANAK PRASEKOLAH

Authors

  • Srti Lestariningsih Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/ech0mr56

Keywords:

Eneursis Nokturnal, Terapi Non-Farmakologis, Terapi Pijat Minyak Zaitun, Anak Usia Prasekolah

Abstract

Enuresis nokturnal pada anak prasekolah adalah kondisi umum yang bisa mempengaruhi perkembangan sosial dan emosional. Anak berusia empat tahun seharusnya sudah mampu menggunakan toilet secara mandiri dan tidak mengompol lebih dari sekali seminggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pijat minyak zaitun sebagai intervensi non-farmakologis dalam mengurangi kejadian enuresis nokturnal. Dengan desain pra-eksperimental one-group pretest-posttest, sebanyak 30 anak prasekolah yang menderita enuresis dipilih melalui quota sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi sebelum dan setelah intervensi pijat minyak zaitun selama dua minggu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test (non-parametrik). Hasil menunjukkan penurunan signifikan dalam frekuensi enuresis. Sebelum intervensi, 53,3% anak mengalami enuresis berat. Setelah intervensi, tidak ada anak yang mengalami enuresis berat, dan 63,3% tidak lagi mengalami enuresis. Nilai p=0,000 menunjukkan pengaruh signifikan dari intervensi. Terapi pijat minyak zaitun terbukti efektif dan aman. Ini mendukung penerapannya oleh bidan dalam edukasi kesehatan dan penyuluhan di Posyandu, Poskeskel, dan Puskesmas sebagai strategi non-farmakologi untuk mengatasi enuresis nokturnal pada anak prasekolah.

Downloads

Published

2026-03-10

Issue

Section

Articles