HUBUNGAN TERAPI BERMAIN PAPPER CRAFT DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK PRA SEKOLAH USIA 4-5 TAHUN

Authors

  • Amatus Yudi Ismanto STIKES Pasapua Ambon Author
  • Rini Palupi Universitas Aisyah Pringsewu Author
  • Anggi Kusuma Universitas Aisyah Pringsewu Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/fj6e3736

Keywords:

Motorik Halus, Anak Usia Prasekolah, Kerajinan Kertas

Abstract

Keterlambatan perkembangan motorik halus pada anak dapat disebabkan oleh kurangnya stimulasi dari lingkungan. Badan Kesehatan Dunia melaporkan bahwa 5-25% anak prasekolah mengalami disfungsi otak ringan, termasuk gangguan perkembangan motorik. Di Indonesia terdapat angka 0,4 juta (16%) terjadi gangguan perkembangan, baik perkembangan motorik halus dan kasar. Stimulasi untuk mengembangkan kemampuan motorik halus diantaranya dengan bermain paper craft. Permainan paper craft adalah seni membuat suatu objek dari bahan dasar kertas dengan cara menggunting, melipat dan menempel pola. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan terapi bermain papercraft dengan perkembangan motorik halus pada anak pra sekolah usia 4-5 tahun di TK Beringin Raya Kemiling Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian Crosssectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian dilakukan bulan September-Oktober 2023. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa lembar observasi Denver II dan data dianalisis menggunakan uji Chi Square (α ≤ 0.05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan bermain paper craft dengan perkembangan motorik halus pada anak pra sekolah usia 4-5 tahun (p-value 0,002). Hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran pentingnya melakukan stimulasi perkembangan anak dimana salah satunya terapi bermain paper craft untuk stimulasi perkembanagn motorik halus.

Downloads

Published

2026-03-10

Issue

Section

Articles