PENGETAHUAN KADER TENTANG HIPERTENSI SEBAGAI FAKTOR RISIKO PREEKLAMSIA
DOI:
https://doi.org/10.5281/167h4146Keywords:
Preeklamsia, Hipertensi Kronis, Kader Kesehatan, Pengetahuan, PencegahanAbstract
Preeklamsia masih menjadi penyebab kesakitan dan kematian kematian ibu di Sumatera Utara. Penyebab preeklamsia belum terungkap hingga kini. Hipertensi telah diidentifikasi sebagai faktor risiko tertinggi terjadinya preeklamsia. Analisis situasi ditemukan kasus hipertensi kronis pada wanita usia subur sebesar 22,7%. Kurang pengetahuan masyarakat pentingnya pencegahan hipertensi sebagai faktor risiko preeklamsia menjadi faktor penguat penyebab masalah. Kader kesehatan merupakan penggerak kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat. Pengetahuan kader yang memadai tentang gangguan ini sangat berkontribusi pada pencegahan, pengendalian hipertensi, sekaligus mencegah terjadinya preeklamsia.
Penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan kader tentang hipertensi kronis sebagai faktor risiko preeklamsia.
Rancangan penelitian menggunakan pendekatan survei. Sampel sebanyak 42 orang kader di wilayah kerja Puskesmas Hamparan Perak. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang telah divalidasi. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan yang benar tentang hipertensi antara lain: definisi (59.5%), merokok, obesitas, konsumsi tinggi natrium dan lemak sebagai faktor risiko hipertensi (71.4%), sebaliknya kegiatan olah raga, konsumsi buah dan sayur dapat menurunkan risiko hipertensi (38.1%), dampak hipertensi (50%), hubungan hipertensi dan preeklamsia (9.1%) serta deteksi dini preeklamsia (81%).
Pengetahuan kader tentang hipertensi sebagai faktor risiko preeklamsia masih rendah. Perlu program pelatihan kader, sehingga kader dapat melakukan pencegahan hipertensi.