STUDI KUALITATIF PENGALAMAN IBU DALAM MANAJEMEN DIRI GESTATIONAL DIABETES MELLITUS DI KOTA YOGYAKARTA

Authors

  • Rolita Efriani Poltekkes Kemenkes Bengkulu Author
  • Mufdlilah Poltekkes Kemenkes Bengkulu Author
  • Dewi Rokhanawati Universitas Aisyiyah Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.16066918

Keywords:

Pengalaman, Kualitatif, Diabetes Mellitus, Kehamilan, Ibu Hamil

Abstract

Kasus diabetes melitus meningkat sepanjang tahun, termasuk pada masa kehamilan. Jika tidak ditangani, diabetes melitus selama kehamilan mempunyai dampak besar bagi ibu dan janinnya. Perkiraan global menyebutkan prevalensi diabetes melitus gestasional (GDM) sebesar 9,3-25,5%. Ibu hamil di Indonesia yang mengidap penyakit diabetes melitus berkisar antara 1,9 hingga 3,6%. Ibu dengan GDM juga memiliki peningkatan risiko diabetes tipe 2 di kemudian hari, risiko 3 kali lipat mengembangkan sindrom metabolik, peningkatan risiko penyakit kardio-vaskular, risiko kelahiran sesar dan meningkatkan risiko bayi dilahirkan terlalu besar (makrosomik). Selain itu, anak-anak yang lahir dari wanita dengan GDM rentan terhadap gangguan toleransi glukosa dan obesitas di masa dewasa. Pengalaman ibu dengan DM ini sangat penting untuk perubahan perilaku sehat dikemudian hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pengetahuan tentang pengalaman ibu mengelola GDM di Kota Yogyakarta.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif fenomenologis. Metode wawancara digunakan untuk mengumpulkan data, yang didukung dengan studi dokumentasi data. Partisipan pada penelitian ini ada 2 jenis, yaitu partisipan utama dan pendukung. Partisipan utama adalah ibu dengan riwayat gestational diabetes mellitus, kemudian partisipan pendukung adalah bidan yang bertanggungjawab dalam pelayanan gestational diabetes mellitus. Pada penelitian ini sampel berjumlah 11 partisipan, terdiri dari partisipan utama yaitu 8 orang ibu-ibu dengan riwayat GDM dan partisipan pendukung yaitu 3 orang bidan yang bertugas di pelayanan poliklinik Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Analisis tematik digunakan dalam proses analisis data.

Empat tema dari hasil analisis kualitatif yaitu hambatan pengelolaan GDM, pengelolaan diri sendiri, dukungan sosial, dan respon terhadap diagnosis GDM. Penelitian ini mengungkapkan pengalaman ibu dalam mengelola GDM dari segi gaya hidup, dukungan maupun hambatan dalam pelayanan GDM.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibu hamil mengalami reaksi emosional setelah didiagnosa GDM. Ibu hamil juga mendapatkan dukungan dari suami dan petugas kesehatan. Dukungan dari petugas kesehatan berupa nasihat mengenai cara mengontrol kadar gula darah. Ibu merasa dukungan informasi yang disampaikan petugas kesehatan masih kurang dari segi informasi terapi atau pengobatan GDM dan informasi dampak atau komplikasi yang akan ditimbulkan pada anaknya dikemudian hari. Hasil ini dapat menjadi panduan yang berguna untuk membuat rencana pemeliharaan diri yang komprehensif yang membahas kesehatan, peran pasangan, serta manajemen diri. Konseling GDM yang lebih efektif dari petugas kesehatan diperlukan untuk menjamin ibu hamil mempunyai kesadaran yang baik mengenai prinsip penatalaksanaan dan membantu ibu menjadi lebih mampu dalam menangani GDM. Selain itu, masyarakat mempunyai konselor GDM yang ahli dalam pengelolaan GDM. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan bahaya penyakit menular, termasuk diabetes melitus, serta membantu ibu hamil dalam mengelola diabetes gestasionalnya.

Downloads

Published

2024-04-28

Issue

Section

Articles