PENGEMBANGAN SEDIAAN GEL LIDAH BUAYA DAN PEPERMINT SEBAGAI TERAPI TOPIKAL NYERI DAN BENGKAK PAYUDARA PADA IBU NIFAS: SUATU SYSTEMATIC REVIEW
DOI:
https://doi.org/10.5281/49d2ms89Keywords:
Lidah buaya, Pembengkakan Payudara, Daun Mint, Nyeri Pasca Persalinan, Gel TopikalAbstract
Nyeri dan bengkak payudara akibat bendungan ASI merupakan keluhan umum pada ibu nifas yang berkontribusi terhadap ketidaknyamanan, kegagalan menyusui dini, dan penurunan keberlanjutan ASI eksklusif. Pilihan terapi topikal konvensional masih terbatas oleh isu keamanan selama laktasi dan potensi efek samping. Terapi komplementer berbasis bahan alami semakin mendapat perhatian dalam praktik kebidanan karena dianggap lebih aman, terjangkau, dan dapat diterima secara budaya. Lidah buaya (Aloe vera) dan pepermint (Mentha piperita) memiliki efek antiinflamasi, analgesik, dan pendinginan, namun belum banyak dikembangkan sebagai sediaan gel terstandar khusus untuk perawatan postpartum. Tujuan penulisan untuk menganalisis bukti ilmiah terkini mengenai potensi kombinasi lidah buaya dan pepermint dalam sediaan gel topikal untuk penanganan nyeri dan bengkak payudara pada ibu nifas serta mengarahkan pengembangan formulasi klinis berbasis bukti.
Metode penulisan Systematic review bersumber pada artikel hasil penelitian terpublikasi di PubMed, Scopus, Web of Science, dan Google Scholar periode 2015–2025. Sebanyak 15 artikel hasil penelitian teridentifikasi ditelaah teks penuh.Hasil studi eksperimental dan klinis kecil menunjukkan Aloe vera menurunkan mediator inflamasi (IL-1β, TNF-α) dan mempercepat pemulihan jaringan, dengan reduksi edema dan nyeri berkisar 25–55%. Peppermint melalui aktivasi reseptor TRPM8 memberikan efek analgesik dan sensasi dingin yang menurunkan intensitas nyeri sebesar 35–60%. Studi formulasi melaporkan bahwa sediaan gel mempertahankan stabilitas senyawa aktif sebesar 85–92% selama 3–6 bulan, meningkatkan penetrasi kulit, dan memperbaiki kenyamanan aplikasi. Evaluasi keamanan topikal menunjukkan iritasi ringan pada <5% pengguna dan tidak dilaporkan efek merugikan selama laktasi.
Kesimpulan menunjukkan Gel kombinasi lidah buaya–pepermint berpotensi sebagai terapi komplementer yang aman dan efektif untuk nyeri dan bengkak payudara pada ibu nifas.