PENGARUH METODE SELF HEALING DENGAN TEKNIK BUTTERFLY HUG TERHADAP KECEMASAN PASIEN SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT BANDUNG MEDAN
DOI:
https://doi.org/10.5281/y60hz357Keywords:
Penyembuhan Diri, Pelukan Kupu-Kupu, Kecemasan, Operasi CaesarAbstract
Wanita hamil mungkin mengalami kecemasan hingga menjelang operasi caesar. Kecemasan biasanya disebabkan oleh kekhawatiran tentang operasi, anestesi, kurangnya pengetahuan, dan faktor-faktor lainnya. Teknik Pelukan Kupu-Kupu (Butterfly Hug) yang dapat menyembuhkan diri sendiri merupakan pengobatan non-farmakologis yang dapat membantu ibu yang cemas sebelum operasi caesar. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teknik pelukan kupu-kupu dan pendekatan penyembuhan diri memengaruhi tingkat kecemasan pasien setelah operasi caesar. Studi ini menggunakan desain pretest-posttest satu kelompok dan bersifat pra-eksperimental. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Bandung, Medan. Pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling) digunakan, dengan sampel sebanyak 33 individu yang diambil dari populasi penelitian sebanyak 128 individu. Pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05), uji sampel berpasangan digunakan untuk analisis data univariat dan variat. Menurut temuan penelitian, mayoritas pasien operasi caesar di Rumah Sakit Bandung, Medan mengalami kecemasan berat (54,5%) dengan nilai rata-rata 29,45 ± 5,729 sebelum menjalani metode penyembuhan diri dengan teknik Pelukan Kupu-kupu. Setelah teknik Pelukan Kupu-kupu, mayoritas mengalami kecemasan ringan (78,8%) dengan nilai rata-rata 17,88 ± 3,267. Di Rumah Sakit Bandung, Medan, pendekatan penyembuhan diri yang dikombinasikan dengan teknik Pelukan Kupu-kupu secara signifikan mengurangi kecemasan pasien yang menjalani operasi caesar (nilai p = 0,000 <0,05). Perawat di Rumah Sakit Umum Sundari, Medan disarankan untuk mengedukasi pasien yang menjalani operasi caesar tentang cara mengelola kecemasan mereka, dengan penekanan pada teknik penyembuhan diri. Salah satu pendekatan tersebut adalah pelukan kupu-kupu.