OPTIMALISASI IQ ANAK SEKOLAH DASAR MELALUI POLA ASUH POSITIF: MENGATASI RISIKO STUNTING PADA GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.5281/z1bfc673Keywords:
Anak Sekolah Dasar, Kecerdasan Intelektual, Optimalisasi Kognitif, Pola Asuh Positif, StuntingAbstract
Stunting merupakan masalah kesehatan global yang berdampak signifikan terhadap gangguan perkembangan kognitif dan skor IQ yang lebih rendah khususnya pada generasi Z yang sedang memasuki usia sekolah dasar dengan prevalensi mencapai 24,4%. Kondisi ini tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik, tetapi juga menurunkan kecerdasan (IQ) hingga 10-15 poin. Pola asuh positif dari orang tua terbukti berperan krusial dalam mencegah risiko stunting melalui peningkatan asupan gizi dan interaksi kognitif. Tujuan adalah menganalisis pengaruh pola asuh positif terhadap optimalisasi IQ anak SD sambil mengurangi risiko stunting pada Generasi Z. Metode Quasi Eksperimen desain pre-post test pada anak SD usia 7-12 tahun. Sampel kelompok intervensi diberi pelatihan pola asuh positif berbasis modul edukasi. Data dikumpul melalui tes IQ WISC-IV, antropometri (TB/U), dan kuesioner pola asuh. Analisis uji t-paired dan regresi linier multivariat (p<0,05). Hasil kelompok intervensi menunjukkan peningkatan IQ rata-rata 12,5 poin, dan penurunan risiko stunting sebesar 28%, pola asuh positif berkorelasi signifikan dengan kedua variabel. Pola asuh positif, efektif mengatasi risiko stunting pada generasi Z dan mendukung optimalisasi IQ dengan rekomendasi integrasi ke dalam program kesehatan ibu dan anak melalui edukasi pengasuhan, modul intervensi siap pakai untuk program sekolah dan posyandu serta suplementasi gizi.