HUBUNGAN KETERATURAN MENGKONSUMSI TABLET FE DAN ASAM FOLAT DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH PADA BAYI BARU LAHIR

Authors

  • Tri Lestari Handayani Faculty of Health Sciences, Departement of Nursing of Nursing, University of Muhammadiyah Malang Author
  • Jessika Maharani Putri Faculty of Health Sciences, Departement of Nursing of Nursing, University of Muhammadiyah Malang Author
  • Nurul Aini Faculty of Health Sciences, Departement of Nursing of Nursing, University of Muhammadiyah Malang Author
  • Ika Rizki Anggraini Faculty of Health Sciences, Departement of Nursing of Nursing, University of Muhammadiyah Malang Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.15951781

Keywords:

Fe Tablet Consumption , Folic Acid , Pregnant Women , BBLR

Abstract

Pendahuluan: Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, menunjukkan angka  prevalensi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) pada Bayi masih cukup tinggi yaitu  mencapai 6,0% dari jumlah bayi baru lahir. Perawat perlu melakukan penelitian tentang faktor yang mempengaruhi terjadinya kejadian BBLR guna melakukan tindakan edukasi dan pencegahan agar angka mortalitas dan mordibitas akibat BBLR dapat diturunkan. Salah satu faktor yang diprediksi dapat meningkatkan risiko BBLR dari faktor Ibu adalah adalah anemia selama kehamilan akibat kurangnya asupan zat besi dan asam folat. Studi Aghadiati (2020) memberikan informasi  tentang pengaruh asupan nutrisi selama kehamilan terhadap kejadian BBLR, namun, kelemahan dari penelitian tersebut belum memberikan informasi secara jelas apakah asupan asam folat atau zat besi yang memberikan pengaruh signifikan pada kejadian BBLR, serta belum tersampaikan angka kemungkinan terjadinya BBLR (OR). Tujuan penelitian: untuk menganalisis tentang hubungan antara keteraturan pengkonsumsian tablet Fe dan asam folat dengan kejadian BBLR pada bayi baru lahir. Metode: desain kohort retrospektif dengan melibatkan 100 responden ibu yang memiliki bayi berusia di bawah 3 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Uji Chi-Square. Hasil: terdapat hubungan signifikan antara keteraturan konsumsi tablet Fe dengan BBLR, dengan nilai p = 0,015, yang menunjukkan bahwa ibu yang tidak teratur dalam mengkonsumsi tablet Fe memiliki risiko 3,567 kali lebih besar untuk melahirkan bayi dengan BBLR dibandingkan dengan ibu yang teratur.Tidak ditemukan hubungan signifikan antara keteraturan konsumsi asam folat dengan BBLR (p = 0,723). Kesimpulan dan Saran: Pentingnya keteraturan konsumsi tablet Fe selama kehamilan untuk mencegah BBLR. Perawat penting untuk tetap mendorong konsumsi asam folat sebagai bagian integral dari perawatan kehamilan yang holistik dan pencegahan komplikasi lain pada bayi baru lahir.

Downloads

Published

2025-03-21

Issue

Section

Articles