EFEKTIVITAS METODE "AWASJAMKERZA" DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERCULOSIS DI KOTA BIMA
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.15951801Keywords:
Tuberculosis , Compliance, Drop-out , AWASJAMKERZAAbstract
Tuberkulosis (TBC) tetap menjadi salah satu tantangan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, dengan angka insidensi yang terus meningkat. Menurut laporan Global Tuberculosis Report 2022 oleh WHO, Indonesia menduduki peringkat kedua setelah India dalam hal jumlah kasus Tuberculosis baru. Dikota Bima, prevalensi Tuberculosis menunjukkan angka yang mengkhawatirkan, dengan data dari Dinas Kesehatan setempat tahun 2022 mencatat terdapat lebih dari 200 kasus baru setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan perlunya upaya yang lebih efektif dalam pengendalian penyakit ini, terutama dalam meningkatkan kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode "AWASJAMKERZA" dalam meningkatkan kepatuhan minum obat pada penderita Tuberculosis. Desain penelitian adalah Quasi-eksperimental dengan populasi penderita Tuberculosis yang terdaftar dipuskesmas setempat. Sampel diambil secara purposive dengan jumlah 100 responden. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kepatuhan. Prosedur penelitian meliputi sosialisasi metode "AWASJAMKERZA" dan pengukuran kepatuhan sebelum dan sesudah intervensi. Teknik analisis data menggunakan uji statistik paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kepatuhan minum obat setelah penerapan metode "AWASJAMKERZA", dengan nilai p < 0,05. Kesimpulan dan rekomendasi: Metode "AWASJAMKERZA" terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan Tuberculosis dikota Bima dan disarankan agar metode ini diterapkan secara lebih luas dan dilengkapi dengan dukungan komunitas serta edukasi berkelanjutan.