PIJAT REFLEKSI TELAPAK KAKI: PENDEKATAN HOLISTIK UNTUK MANAJEMEN NYERI PADA PASIEN PASCA SECTIO CAESAREA
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.15951839Keywords:
Cesarean Section, Foot Reflexology, Postoperative Pain, Non-Pharmacological TherapyAbstract
Nyeri pasca operasi merupakan tantangan utama dalam proses pemulihan pasien pasca Sectio Caesarea (SC). Manajemen nyeri yang efektif sangat penting untuk mendukung mobilisasi dini dan kesejahteraan ibu secara keseluruhan. Pendekatan non farmakologis, seperti pijat refleksi telapak kaki, semakin mendapat perhatian sebagai terapi komplementer untuk meredakan nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pijat refleksi telapak kaki dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien pasca SC. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pre eksperimental, dengan pemilihan responden menggunakan purposive sampling. Sebanyak 30 ibu postpartum yang menjalani SC dibagi menjadi kelompok intervensi (n=15) dan kelompok kontrol (n=15). Intensitas nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan sesudah terapi. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri yang signifikan pada kelompok intervensi setelah mendapatkan pijat refleksi telapak kaki, dengan p-value < 0,05. Kelompok intervensi mengalami penurunan skor VAS yang lebih besar dibandingkan kelompok kontrol, yang masih mengalami nyeri sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa pijat refleksi telapak kaki merupakan terapi komplementer yang efektif untuk manajemen nyeri pasca SC, sehingga dapat menjadi pendekatan holistik dalam pemulihan ibu pasca melahirkan.