ANALISIS TREND PREVALENSI WASTING, OVERWEIGHT, DAN OBESITAS PADA PENDUDUK DEWASA DI INDONESIA TAHUN 2007-2023
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.15952044Keywords:
Adult Population , Trend Analysis , Body Mass Index , PrevalenceAbstract
Indonesia menghadapi beban ganda malnutrisi dengan prevalensi wasting, overweight, dan obesitas yang meningkat secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi analisis tren prevalensi wasting, overweight, dan obesitas pada penduduk dewasa di tujuh regional Indonesia berdasarkan data Riskesdas 2007-2018 dan SKI 2023. Studi cross-sectional ini menggunakan data tersier dari laporan Riskesdas 2007, 2010, 2018, dan SKI 2023, dianalisis dengan SPSS 22 untuk melihat nilai maksimum, minimum, mean, dan standar deviasi, serta divisualisasikan dalam grafik menggunakan Microsoft Excel 2021. Analisis deskriptif menunjukkan prevalensi wasting nasional menurun dari 14,2% (2007) menjadi 7,6% (2023), tertinggi di Nusa Tenggara. Prevalensi overweight meningkat dari 8,5% (2007) menjadi 14,2% (2023), sedangkan obesitas meningkat dari 13,0% (2007) menjadi 25,5% (2023), tertinggi di Papua. Dari 2007 hingga 2023, Indonesia menghadapi tantangan gizi ganda yang kompleks, dengan wasting menurun tetapi masih tinggi di beberapa wilayah, sementara overweight dan obesitas meningkat signifikan di seluruh Indonesia. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan gambaran tren prevalensi dan menjadi dasar untuk intervensi kebijakan gizi nasional.