HUBUNGAN KEMANDIRIAN DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI UPTD PELAYANAN SOSIAL LANUT USIA BINJAI DINAS SOSIAL PROVINSI SUMATERA UTARA

Authors

  • Hetti Marlina Pakpahan Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Darma Agung Author
  • Sri Dvent Wacana Kristin Gulo Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Darma Agung Author
  • Rosita Saragih Program Studi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Darma Agung Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.15959861

Keywords:

Independence , Cognitive Function , Elderly, Nursing Home

Abstract

Masalah yang paling sering dialami lansia biasanya berkaitan dengan proses penuaan, salah satunya yaitu penurunan fungsi kognitif. Penurunan fungsi kognitif akan berdampak pada kemunduran kekuatan otot, penurunan kualitas berjalan,dan gangguan keseimbangan. Akibatnya lansia mengalami gangguan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kemandirian lansia mengalami gangguan dan   akan membutuhkan bantuan. Tujuan Penelitian ini adalah  untuk menganalisis hubungan Kemandirian Dengan Fungsi Kognitif  Pada Lansia di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Dinas Sosial Provinsi Sumut. Metode penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sample penelitian sebanyak 30 lansia, dengan kriteria inklusi lansia yang mengalami permasalahan gangguan aktivitas  dan menerima sebagian bantuan dan lansia yang mengalami gangguan kognitif, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kemandirian lansia adalah Barthel indeks dan untuk mengukur fungsi kognitif  adalah Mini-Mental State Examination (MMSE). Uji yang digunakan Correlation. Hasil penelitian menunjukan mayoritas lansia ketergantungan sedang (46,7%)  dan mengalami  gangguan kognitif (60,0%). Hasil uji korelasi menunjukan  nilai p value=0.000, ada hubungan kemandirian dengan fungsi kognitif pada lansia dengan korelasi yang negatif. Lansia yang mengalami kemunduran kemampuan kognitif yang akan berakibat pada kesulitan dalam menjalankan aktivitasnya mulai dari aktivitas dasar dan juga aktivitas instrumental, dengan demikianmemungkinkan adanya suatu ketergantungan lansia pada orang lain. Saran-saran yang diberikan adalah sebagai berikut: perlu memotivasi dan mendukung lansia agar tetap melaksanakan aktivitas fisik sehari-hari sesuai kemampuanya; perlu adanya jadwal untuk lansia dalam melatih kognitif dengan mengajarkan stimulan berupa game-game  yang menarik dan mudah dilakukan.

Downloads

Published

2025-03-21

Issue

Section

Articles