EFEKTIVITAS AROMATERAPI BITTER ORANGE TERHADAP INTENSITAS NYERI POST SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT GATOEL MOJOKERTO
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.15959946Keywords:
Bitter Orange Aromatherapy , Pain Intensity , Sestio CaesareaAbstract
Angka persalinan dengan metode sectio caesarea secara global semakin meningkat. Metode persalinan ini dengan melakukan insisi pada bagian dinding perut dan rahim ibu yang akan menimbulkan rasa nyeri dalam waktu lama. Untuk mengantisipasi nyeri yang terjadi, aromaterapi Bitter Orange dapat menjadi salah satu alternatif. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas aromaterapi lavender terhadap penurunan intensitas nyeri pasca sectio caesarea di Rumah Sakit Gatoel Kota Mojokerto. Metode Penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan tipe pendekatan Onegroup pretest-posttest design. Populasinya seluruh ibu pasca sectio caesarea di Rumah Sakit Gatoel mulai dari November 2024 hingga Februari 2025 sebanyak 35 orang dan didapatkan 30 sampel dengan menggunakan Purposive Sampling. Variabel Independennya adalah aromaterapi Bitter Orange dan variabel dependennya yaitu intensitas nyeri ibu pasca sectio caesarea. Pengumpulan data primer menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh selanjutnya diolah menggunakan uji statistic Wilcoxon pada aplikasi SPSS versi 30.0.0.0. Hasil penelitian menunjukkan jika nilai p-value 0,000 (p < 0,05) yaitu H1 diterima yang artinya aromaterapi Bitter Orange efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien pasca sectio caesarea. Bitter Orange memberikan efek relaksasi, tenang, dan nyaman serta merangsang hormon endorphin bagi ibu sehingga menurunkan intensitas nyeri post sectio caesarea. Aromaterapi Bitter Orange merupakan upaya non farmakologi berbasis komplementer yang paling tepat sebagai metode alternatif untuk mengurangi nyeri pada ibu post sectio caesarea yang aman untuk pemulihan pasien.