PENGARUH IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT TERHADAP EFISIENSI PENGELOLAAN LOGISTIK FARMASI
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.15962521Keywords:
Hospital Information System , Pharmaceutical Logistics , Stock Management , Operational Efficiency, Drug DistributionAbstract
Penelitian ini melihat bagaimana penerapan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) berdampak pada pengelolaan logistik farmasi, terutama dalam hal meningkatkan efisiensi operasional, pencatatan stok yang lebih akurat, dan distribusi obat yang tepat. Studi ini juga menyelidiki faktor-faktor yang mendukung atau menghalangi penerapan sistem ini di rumah sakit. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dengan kepala farmasi, staf gudang, tenaga IT, dan manajemen rumah sakit. Analisis data induktif digunakan untuk menemukan pola utama yang terkait dengan efektivitas penerapan SIRS dalam logistik farmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIRS mempercepat distribusi farmasi, mengurangi kemungkinan kekosongan atau kelebihan obat, dan meningkatkan akurasi pencatatan stok. Rumah sakit dapat mengurangi pemborosan dan mengoptimalkan perencanaan pengadaan dengan memantau stok secara real-time. SIRS juga mempermudah akses data bagi tenaga medis dan meningkatkan transparansi distribusi. Namun, kekurangan sumber daya manusia, masalah untuk mengintegrasikan data antar departemen, dan masalah infrastruktur seperti jaringan internet yang tidak stabil dan perangkat keras yang tidak memadai adalah beberapa kendala yang masih timbul saat menggunakan SIRS. Dibutuhkan peningkatan infrastruktur teknologi, dukungan manajemen, dan pelatihan staf yang berkelanjutan untuk mengatasi masalah ini. Dengan melakukan langkah ini, SIRS dapat menjadi lebih efisien dalam manajemen logistik farmasi rumah sakit. Studi ini memperkaya literatur tentang implementasi sistem informasi di sektor kesehatan dan membantu rumah sakit mengoptimalkan teknologi informasi untuk manajemen logistik farmasi.