EFEKTIFITAS PENGGUNAAN DISAIN KURSI ERGONOMIS TERHADAP RISIKO JATUH PADA ORANG LANJUT USIA
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16068082Keywords:
disain kursi ergonomis, lansia, risiko jatuhAbstract
Sebagian besar kejadian jatuh pada lansia karena disain kursi yang tidak nyaman. Kursi dengan disain yang kurang baik dapat meningkatkan risiko jatuh pada lansia, disebabkan terjadi penurunan fungsi tubuh, khususnya pada sistem musculoskeletal sehingga tingkat keseimbangan menurun dan meningkatkan risiko jatuh. Masalah penelitian adalah bagaimana efektifitas penggunaan kursi ergonomis terhadap risiko jatuh pada orang lanjut usia. penelitian untuk mengetahui efektifitas penggunaan kursi ergonomis terhadap risiko jatuh pada orang lanjut usia. penelitian ini dapat mencegah risiko jatuh sehingga meningkatkan kenyamanan, kesehatan dan kualitas hidup lansia. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan desain Pretest-Postest With One Group Control Design. Responden penelitian berusia ≥ 60 tahun yang tidak memiliki masalah dalam kemampuan kognitif dan komunikasi. Kursi ergonomis yang didisain khusus agar lebih nyaman dengan sandaran tangan lebih tinggi dan lebih jauh yang dapat berfungsi menjadi pegangan tangan untuk berdiri. Cara kerja penelitian ini adalah melakukan pengukuran sebelum dan sesudah menggunakan kursi ergonomis tersebut dan mengukur risiko jatuh (Four Square Step Test (FSST)). Analisis data hasil wawancara secara deskriptif dan analitik (uji t paired). Responden lansia berjumlah 30 orang, lebih banyak perempuan (60%) Tinggi badan lansia lebih banyak diantara 146 cm – 155 cm (54%). Hasil FSST pre test yaitu yang punya risiko jatuh (80%), sedangkan hasil post test yang tidak berisiko jatuh sejumlah 67% dan yang berisiko jatuh sejumlah 33%. Terdapat perbedaan risiko jatuh pada lansia setelah menggunakan disain kursi ergonomis (p < 0,05). penggunaan kursi ergonomis yang didisain khusus dapat mencegah risiko jatuh pada orang lanjut usia.