PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN PADA PENDIDIKAN GIZI IBU HAMIL DI KAWASAN INDUSTRI
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16006700Keywords:
Pendidikan gizi, pengetahuan, perilakuAbstract
Wanita hamil yang tinggal di kawasan industri terpapar pada zat beracun, polutan, dan bahan kimia lainnya dalam jumlah yang lebih tinggi; hal ini diperparah dengan kondisi pandemi. Peningkatan status gizi ibu hamil dapat diupayakan melalui pendidikan gizi pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola pemenuhan gizi ibu hamil sebelum dan sesudah pendidikan gizi.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pre post test. Sampelnya adalah 51 ibu hamil di kawasan industri. Perlakuan dalam penelitian ini adalah pendidikan gizi dengan pemberdayaan kader kesehatan. Instrumen penelitian ini berupa lembar observasi yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik uji t berpasangan.
Pengetahuan ibu hamil meningkat sebesar 5,21% setelah diberikan perlakuan, dan perilaku meningkat sebesar 5,2%. Uji t menunjukkan bahwa model pendidikan gizi ibu hamil di kawasan industri mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil secara signifikan (p-value = 0,000) dan memperbaiki perilaku (p-value = 0,000).
Pendidikan gizi ibu hamil yang diberikan oleh kader kesehatan terbukti meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang gizi dan perilaku pemenuhan gizi selama kehamilan dalam situasi pandemi. Di masa pandemi, ibu hamil dapat menambah pengetahuan terkait pemenuhan gizi melalui pendampingan kader kesehatan tanpa perlu khawatir terpapar virus dari penyedia layanan.