EFEKTIVITAS INTERVENSI SUPPORT GROUP TERHADAP SELF AWARENESS DAN STRATEGI KOPING ORANG TUA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.16007748Keywords:
support group, self awareness, strategi koping, kekerasan seksualAbstract
Kasus kekerasan seksual pada anak mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Rata-rata anak yang mengalami kekerasan seksual adalah anak perempuan. Banyak orang tua yang belum menerima informasi tentang kasus tersebut, sehingga menyebabkan orang tua memiliki strategi koping maladaptif dan self awareness yang kurang baik,. Intervensi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah support group, support group sudah pernah diterapkan dalam beberapa penelitian, tetapi penelitian tentang Efektivitas Intervensi Support Group terhadap Self Awareness dan Strategi Koping Orang Tua sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak belum pernah dilakukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh support group terhadap self awareness dan strategi koping orang tua. Desain penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan metode non equivalent group pre test dan post test design yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Responden dalam penelitian sebanyak 70 responden sebagai kelompok intervensi dan 70 responden sebagai kelompok kontrol, pengambilan sample menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner revised ways of coping scale dan kuesioner self awareness. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji pada kelompok intervensi yaitu 0,000< 0,05 (strategi koping) dan 0,000< 0,05 (self awareness), hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan rata-rata skor pretest dan posttest, sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada perbedaan yang signifikan rata-rata skor pretest dan posttest yaitu 0,953 > 0,05 (strategi koping) dan 0,317 > 0,05 (self awareness). support group memberikan perubahan positif terhadap strategi koping dan self awareness orang tua. Penelitian selanjutnya dapat diambil tema tentang support group terhadap self protection skill.